ANALISIS KERUSAKAN UJI BENDING PADA PROSES PELAPISAN NIKEL DENGAN VARIASI DENSITAS ARUS DAN LAMA PENCELUPAN BAJA ST 41

AHMAD DIDIN NURDIANSYAH, ARYA MAHENDRA SAKTI

Abstract


Penelitian ini membahas tentang analisis kerusakan uji bending pada proses pelapisan nikel dengan variasi densitas arus dan lama pencelupan material baja ST41. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh densitas arus, waktu pelapisan terhadap kerusakan uji bending material baja ST 41 setelah dilakukan proses pelapisan nikel. Pengujiannya menggunakan standar pengujian bending JIS 2248. Proses pelapisan nikel menggunakan variasi densitas arus 0,3 mA/cm2, 0,6 mA/cm2, 0,9 mA/cm2 dan variasi lama pencelupan proses pelapisan 15 menit, 30 menit, 45 menit. Pada material yang dilapisi menggunakan densitas arus 0,3 mA/cm2 dan waktu 45 menit memperoleh hasil rata-rata kekuatan bending maksimal tertinggi yaitu 4937,5033 N , sedangkan pada raw material rata-rata kekuatan bending maksimalnya sebesar 3976,56 N. Hasil pengujian tersebut membuktikan bahwa proses pelapisan nikel berpengaruh terhadap kekuatan bending material, ini didukung dengan hasil pengujian statistik menggunakan univariate two way anova yang menunjukkan adanya pengaruh variasi densitas arus pada proses pelapisan nikel terhadap kekuatan bending yang dihasilkan dengan besarnya pengaruh sebesar 54,9% , sedangkan lama pecelupan proses pelapisan tidak berpengaruh secara signifikan karena semakin tebal lapisan nikel yang menempel pada material, maka semakin mudah rusak pula lapisan tersebut ketika dikenai beban bending. Hasil pengujian metallography (stuktur mikro) pada rata-rata kekuatan bending maksimal tertinggi menunjukkan kandungan perlit yang sedikit dan ferrit yang banyak sehingga memiliki kandungan karbon rendah dan memiliki sifat kekerasan yang rendahdan keuletan yang tinggi.

Kata kunci : baja st41, elektroplating nikel, pengujian bending, variasi densitas arus, lama pencelupan, dan pengujian metallograpy.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.