ANALISA KEKAUATAN TARIK DAN IMPAK KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT KELAPA DAN TEBU DENGAN PERENDAMAN NaOH DAN MENGGUNAKAN RESIN POLYESTER

Mochammad Heru Rahmanto, AISYAH ENDAH PALUPI

Abstract


Ide penelitian ini berawal dari kondisi di industri maritim yang memproduksi kapal-kapal berbahan non-logam yang dibangun di galangan kapal besar, dimana kapal non-logam tersebut kurang berkembang dengan baik karena cara pembuatannya masih tradisional. Penelitian ini menggunakan bahan serat sabut kelapa dan tebu sebagai serat penguat komposit dengan perendaman NaOH 5%. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini dapat memberikan bahan alternatif baru untuk produksi kapal. Proses pembuatan spesimen komposit menggunakan metode hand lay-up dengan fraksi volume berbeda dengan susunan serat discontinus. Volume fraksi volume yang digunakan adalah 40% serat dan 60% resin sebagai perbandingannya. Hasil analisa menunjukan bahwa perendaman NaOH 5% mempengaruhi kekuatan tarik dan kekuatan impact komposit. Kekuatan tarik tertinggi terjadi pada jenis variasi dengan perlakuan NaOH pada fraksi volume serat tebu 30% dan kelapa 10% dengan nilai 11,73 kg/mm2, sedangkan kekuatan impact tertinggi terjadi pada jenis variasi tanpa perlakuan NaOH pada fraksi volume serat tebu 20% dan kelapa 20% dengan nilai 0,4766 J/mm2. Hasil analisa data diperoleh dari pengaruh NaOH pada spesimen uji kekuatan impak mengalami penurunan nilai kekuatan impact di semua variasi fraksi volume yang diteliti. Sedangkan pengaruh NaOH pada spesimen tarik mengalami peningkatan kekuatan tarik, kecuali pada spesimen dengan fraksi volume serat kelapa 30% dan tebu 10%. Perlakuan NaOH juga meningkatkan nilai modulus elastisitas seluruh variasi spesimen, kecuali pada spesimen dengan fraksi volume serat kelapa 10% dan tebu 30%.Kata kunci : komposit, serat kelapa, serat tebu, NaOH, ASTM, uji tarik, uji impak.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.