PENGARUH PENGGUNAAN DPT BERBAHAN KUNINGAN DAN STAINLESS STEEL TERHADAP OPASITAS/KEPEKATAN ASAP ISUZU PANTHER TAHUN 2000

M. JEFRI ARIF FRENDIANTO

Abstract


Kendaraan bermotor merupakan alat transportasi yang paling utama, baik roda dua maupun roda empat. Peningkatan populasi kendaraan bermotor berdampak pula terhadap peningkatan polusi udara. Populasi kendaraan bermotor berpenggerak mesin diesel dalam kurun waktu 12 tahun belakangan menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi. Selain lebih banyak digunakan, kendaraan bermesin diesel juga mengeluarkan jelaga yang dapat mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan. Berdasarkan data WHO 2005 menunjukkan kematian serta serangan yang membutuhkan perawatan rumah sakit tidak hanya pada penderita penyakit paru (asma, penyakit paru kronis), namun juga pada pasien dengan penyakit jantung dan diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat reduksi opasitas gas buang mesin Isuzu Panther tahun 2000 dengan penggunaan diesel particulate trap (DPT) berbahan kuningan dan stainless steel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah mesin Isuzu Panther tahun 2000. Standar pengujian emisi gas buang mesin diesel berdasarkan SAE-J1667. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Peralatan dan instrumen penelitian yang digunakan adalah smoke opacymeter, exhaust gas analyzer, thermometer, dan humiditymeter. Hasil dari penelitihan knalpot standar yaitu 82,8% partikulat gas buang, hasil knalpot uji I yaitu 72,2% partikulat gas buang, kemudian hasil knalpot uji II yaitu 76,3% partikulat gas buang, dan hasil dari knalpot uji III yaitu 77,3% partikulat gas buang.


Kata kunci: Diesel particulate trap, kuningan, partikulat, dan mesin diesel 4 langkah


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.