PENGARUH JENIS PAHAT, KECEPATAN SPINDEL, DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN DAN BENTUK GERAM BAJA ST. 41 PADA PROSES MILLING KONVENSIONAL

ACHMAD ASH SHIDDIEQY

Abstract


Mulai adanya mesin-mesin produksi sangat membantu dalam meningkatkan kualiatas produk manufaktur tersebut terutama pada komponen-komponen mesin. Permintaan yang semakin meningkat dan menuntut kualitas hasil mesin produksi yang tinggi menuntut enginer agar selalu berinovasi. Untuk mendapatkan hasil yang berkualitas maka perlu adanya penelitian yang menvariasikan pemilihan jenis pahat, kedalaman pemakanan, dan kecepatan spindel yang tepat.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan 27 benda kerja yang mendapatkan perlakuan yang berbeda. Benda kerja tersebut mendapatkan varian  jenis pahat, kecepatan spindel dan kedalaman pemakanan. Kemudian dari ke 27 benda kerja tersebut masing – masing benda kerja ditentukan tingkat kekasaran permukaan dan mengambil contoh geram untuk setiap perlakuan yang nantinya dianalisa bentuk geram tersebut. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa jenis pahat, kecepatan spindel dan kedalaman pemakanan sangat berpengaruh terhadap tingkat Kekasaran permukaan. Nilai kekasaran yang terendah adalah 1,115 µm yang diperoleh dari jenis pahat Japan dengan kecepatan 1500 rpm dan kedelaman 0,2 mm. Hal ini menunjukkan pada kecepatan yang tinggi, kedalaman yang terendah dan jenis pahat yang keras menimbulkan nilai kekasaran yang rendah. Bentuk geram juga dipengaruhi oleh jenis pahat, kecepatan spindel dan kedalaman pemakanan. Jenis geram yang kontinu adalah geram yang di perlakukan oleh pahat yang keras, kecepatan yang tinggi dan kedalaman yang rendah. Geram kontinu dihasilkan oleh pahat Japan, kecepatan spindel 1500 dan kedalaman 0,2 mm.


Kata kunci : Kekasaran permukaan, Bentuk Geram, Jenis pahat, Kecepatan spindle, Kedalaman pemakanan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.