ANALISA LAJU KOROSI PADA BAJA KARBON RINGAN (MILD STEEL) DENGAN PERLAKUAN BENDING PADA MEDIA PENGKOROSI LARUTAN ASAM

LINGGA BAYU PERMADI

Abstract


Penggunaan baja saat ini sudah menjadi hal yang umum terutama untuk konstruksi dan bahan bangunan. Dalam penggunaannya baja sangat rentan mengalami korosi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Objek dalam penelitian ini menggunakan baja karbon ringan (mild steel) yang biasanya digunakan untuk tulangan beton. Jumlah spesimen yang diujikan dalam penelitian ini ada 18 spesimen yang akan mendapatkan perlakuan berbeda dalam proses pengerjaan yaitu berbeda variasi waktu dan konsentrasi HCl. Spesifikasi spesimen menggunakan baja karbon ringan dengan diameter 6 mm dan panjang 102 mm dan ditekuk (bending) tepat ditengah panjang dari spesimen tersebut. Untuk uji rendam skala laboratorium menggunakan ASTM G31-72. Untuk perendaman dalam larutan HCl konsentrasi 16% laju korosi terbesarnya adalah 22802,38 mpy. Sedangkan untuk perendaman dalam larutan HCl konsentrasi 32% laju korosi terbesarnya adalah 73595,09 mpy. Untuk perendaman dalam larutan HCl konsentrasi 16% dan 32 % laju korosi terbesarnya terjadi pada waktu perendaman selama 10 menit. Sedangkan untuk laju korosi terkecil sebesar 4589,80 mpy dan 41125,11 mpy terjadi pada waktu perendaman selama 30 menit. Untuk perendaman dalam larutan HCl konsentrasi 16% dan 32% laju korosi terbesar terjadi pada sudut bending 60°. Sudut bending sangat berpengaruh terhadap laju korosi pada sebuah spesimen, semakin kecil sudut bending maka laju korosinya akan semakin besar, ini dikarenakan pori-pori atau lapisan spesimen semakin terbuka dan itu memberikan pengaruh terhadap proses terjadinya korosi.


Kata kunci : korosi, baja karbon ringan, bending.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.