PENGARUH KECEPATAN PUTARAN SPINDLE DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP TINGKAT KERATAAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN ALUMUNIUM 6061 PADA MESIN FRAIS CNC HEADMAN

ASEP WAHYU HERMAWAN

Abstract


Perkembangan teknologi dalam bidang industri saat ini semakin pesat. Terutama penggunaan sistem komputer dalam bidang pemesinan. Tuntutan konsumen yang menghendaki kualitas benda kerja yang presisi, kualitas sama baik, selesai dengan waktu singkat dan dalam jumlah banyak, akan lebih mudah dikerjakan dengan mesin perkakas CNC dari pada menggunakan mesin perkakas konvensional. Kerataan dan kekasaran permukaan merupakan hal mutlak yang harus diperhatikan dalam proses pemesinan khususnya mesin frais CNC Headman. Mesin CNC Headman merupakan mesin frais CNC yang dapat dioperasikan secara manual maupun secara otomatis dengan menggunakan kontrol program GSK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan putaran spindle dan kedalaman pemakanan terhadap tingkat kerataan dan kekasaran permukaan alumunium 6061 menggunakan mesin frais CNC Headman. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, menggunakan spesimen alumunium 6061 dengan ukuran panjang 80 mm, lebar 35 mm dan tebal 15 mm berjumlah 9 spesimen yang mendapatkan perlakuan berbeda dalam proses pengerjaannya yaitu variasi kecepatan putaran spindel (1400 rpm, 1800 rpm dan 2200 rpm) dan kedalaman pemakanan (0,1 mm, 0,2 mm dan 0,3 mm). Proses pengefraisan dengan melakukan penyayatan permukaan benda kerja, setelah itu dilakukan uji kerataan dan kekasaran. Data yang di analisis adalah hasil pengujian I, II dan III tingkat kerataan dan kekasaran permukaan alumunium 6061 yang nantinya akan diambil nilai rata-rata dari setiap perubahan kecepatan putaran spindle dan kedalaman pemakanan untuk dianalisis menggunakan metode deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian menggunakan SPSS 20 menyatakan signifikan dengan α = 0.05 menghasilkan P value 0.001 dan 0.003 untuk analisa kerataan permukaan alumunium 6061 dan P value 0.000 dan 0.001 untuk analisa kekasaran permukaan alumunium 6061. Pengujian kerataan permukaan terbaik atau terendah adalah 17.3 µm yang diperoleh dari kecepatan putaran spindle 2200 rpm dan kedalaman pemakanan terkecil 0.1 mm. Sedangkan kekasaran terbaik atau terkecil adalah 3.69 µm yang diperoleh dari kecepatan putaran spindle 2200 rpm dan kedalaman pemakanan terkecil 0.1 mm.


Kata kunci           : putaran spindle, kedalaman pemakanan, kerataan permukaan, kekasaran permukaan.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.