PENGARUH TEMPERATUR FLUIDA MASUK TERHADAP KAPASITAS PENUKAR PANAS JENIS PEMBULUH DAN KAWAT PADA KONVEKSI BEBAS

Dhanurendra Priambodo Agung

Abstract


Alat penukar panas jenis pembuluh dan kawat yang terdiri atas pembuluh yang dibuat berlekuk – lekuk (coil) dan kawat yang di pasang pada kedua sisi pembuluh dalam arah normal. Penambahan kawat berfungsi untuk meningkatkan luas permukaan perpindahan panas dan selanjutnya akan memperbesar laju perpindahan panas dan memperkuat konfigurasi pembuluh. Kapasitas penukar panas akan dipengaruhi oleh temperatur fluida masuk yang akan melewati penukar panas tersebut dalam keadaan konveksi bebas. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh temperatur fluida masuk terhadap kapasitas penukar panas jenis pembuluh dan kawat pada konveksi bebas.Penelitian ini menggunakan sebuah penukar panas jenis pembuluh dan kawat dengan panjang kawat 445 mm, pitch kawat 7 mm, diameter kawat 1,2 mm, panjang tube 6416 mm, pitch tube 40 mm, diameter tube 5 mm, lebar kawat 431mm, lebar tube 476 mm dan dibuat tiga variasi temperatur fluida masuk penukar panas yaitu 50°C, 60°C dan 70°C dengan temperatur ruangan di jaga konstan 30°C dan temperatur fluida 0,006 kg/s serta menggunakan oli termo 22, data yang diperoleh dari penelitian dikaji secara eksperimental yang kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur fluida masuk berpengaruh terhadap kapasitas penukar panas, hal ini terbukti bahwa dengan temperatur fluida tinggi 70°C, akan menghasilkan kapasitas penukar panas yang paling baik yaitu 24 watt pada keadaan konveksi bebas.

Keywords


kapasitas penukar panas, konveksi bebas, temperatur fluida masuk

Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.