Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Pada KD Mendeskripsikan Bank Sentral, Sistem Pembayaran dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian Indonesia Kelas X IIS SMAN 1 Krembung

RIZKY DWI MEILAN SARI

Abstract


Kegiatan pembelajaran di sekolah akan terlaksana dengan lancar dan sesuai harapan dari pihak sekolah maupun siswa apabila didukung dengan berbagai fasilitas serta buku pendukung pembelajaran berupa bahan ajar yang memadai.”Salah satu bahan ajar yang dapat memenuhi kebutuhan siswa secara mandiri adalah bahan ajar berbasis cetak berupa modul.”Berdasarkan hasil studi pendahuluan, bahwa sekolah belum memiliki modul, guru sudah pernah membuat modul namun dalam prakteknya modul tersebut bukan diimplementasikan pada siswa, dan ketersediaan buku belajar siswa masih belum bervariasi. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan modul berbasis problem based learning. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari data kegiatan pengembangan, kelayakan produk dari ahli materi, bahasa, dan penyajian, serta respon siswa setelah melakukan kegiatan dalam modul. “Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan jenis penelitian 4D, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran), namun pada penelitian ini peneliti hanya melakukan sampai pada taham develop. Jenis pengembangan ini dikembangkan oleh Tiagarajan, Semmel dan Semmel (dalam Trianto, 2015:93).”Pada penelitian yang dilakukan di kelas X IIS 4, dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa, diperoleh hasil respon siswa dinyatakan sangat layak dengan adanya modul ekonomi.


 


Kata Kunci : Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.