PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR EXPLAINING DAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO

EVA SAFITRI

Abstract


Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedakan hasil belajar siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator Explaining dan pembelajaran konvensional. Latarbelakang penelitian ini dilihat dari kondisi di SMK Negeri 2 Bojonegoro yang sebagian besar masih menggunakan model pembelajaran konvensioanl atau ceramah dan pemberian tugas yang terkadang tidak menarik siswa, sehingga saat evaluasi setelah materi disampaikan hasil belajar yang diperoleh tidak memuaskan dan nilainya dibawah criteria ketuntasan materi (KKM) yaitu 75.


Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Bojonegoro, dengan sampel penelitian adalah kelas X TGB 1 untuk kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator Explaining dengan jumlah sampel adalah 32 siswa dan X TGB 2 untuk kelas kontrol  yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan jumlah sampel adalah 32 siswa. Metode pengumpulan data yaitu latihan soal hasil belajar tes kognitif (K3) untuk nilai pendukung pengamatan diambil penilaian sikap spiritual (K1), sikap sosial (K3).


Hasil uji persyaratan untuk normalitas kelas eksperimen diperoleh Chi Kuadrathitung= 6.06 < Chi Kuadrattabel= 11.07 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh Chi Kuadrathitung = 9.59 < Chi Kuadrattabel= 11.07 pada taraf kesalahan α 5%, maka kedua kelas dinyatakan berdistribusi normal. Sedangkan untuk uji homogenitas didapat Fhitung= 1.02 < Ftabel = 1.08, maka sampel dinyatakan homogen. Untuk hasil uji hipotesis didapat ttabel= 2.007 < thitung= 2.35 dengan taraf kesalahan kesalahan α = 5%, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya, bahwa terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator Explaining dan pembelajaran konvensional.


Kata Kuncinya : Model Pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator Explaining


This research is an experimental research. Which aims to differentiate student learning outcomes between cooperative learning model Student Facilitator Explaining and conventional learning. This thinking in the wake of the conditions at SMK Negeri 2 Bojonegoro mostly using conventional learning models or giving lectures and assignments that sometimes does not attract students, so that the material submitted during the evaluation after learning the results obtained are not satisfactory and the value of the material under the criteria of completeness (KKM) is 75.


The population in this study was a class X students of SMK Negeri 2 Bojonegoro, the study sample is a class X TGB 1 and X TGB 2 school year 2013/2014. The number of samples for the experimental class using cooperative learning model Explaining Student Facilitator (X TGB 1) is 32 students. And for the control class that uses the conventional learning (X TGB 2) is 32 students . Methods of data collection is the spiritual attitude assessment (KI) , social assessment (K2) , and cognitive tests (K3) .


To test for normality obtained experimental class Chi Kuadratcount= 6.06<Chi Kuadrattable= 11.07, while for the control class obtained Chi Kuadratcount= 9.59<Chi Kuadrattable= 11.07 at standard error α = 5 %, then the second class is declared normal distribution. In the homogeneity obtained Fcount= 1.02<Ftable= 1:08 , then the sample is declared homogeneous. Test hypotheses derived ttable= 2.007<tcount= 2.35 at standard error α = 5 %, then Ho is rejected and Ha accepted. So in conclusion, that there are differences in learning outcomes significantly between cooperative learning model Explaining Student Facilitator and conventional learning.


Key words: cooperative Learning Model Explaining Student Facilitator


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.