PENERAPAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU BANGUNAN DI KELAS X TGB SMK NEGERI 7 SURABAYA

APRILIYA RIZKIYAH

Abstract


Blended learning adalah strategi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi internet (E-Learning) yang dikombinasikan dengan tatap muka di kelas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar siswa, kegiatan mengajar guru, kegiatan belajar siswa, dan respon siswa dalam penerapan strategi pembelajaran Blended Learning.


Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang mengacu pada model Kemmis yang terdiri atas empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitiam dilaksanakan di kelas X TGB SMK Negeri 7 Surabaya. Pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan angket respon siswa. Analisis data  menggunakan teknik deskriptif kuantitatif.


Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Hasil belajar siswa setelah penerapan Blended Learning mengalami peningkatan, persentase ketuntasan belajar sebelum tindakan adalah 30,30%, setelah tindakan siklus 1 adalah 72,73%, dan setelah tindakan siklus 2 adalah 87,88%. (2) Hasil kegiatan mengajar guru mengalami peningkatan dari siklus 1 dengan jumlah nilai rata-rata 55 dalam kategori cukup dan siklus 2 dengan jumlah nilai rata-rata 68,33 dalam kategori baik. (3) Hasil kegiatan belajar siswa siklus 1 dengan jumlah nilai rata-rata 26,33 dalam kategori kurang, dan siklus 2  dengan jumlah nilai rata-rata 35 dalam kategori baik. (4) Hasil respon siswa siklus 1 terhadap 33 siswa mendapatkan jumlah nilai 1210, dengan rata-rata 36,67 dalam kategori baik, dan siklus 2 terhadap 31 siswa mendapatkan jumlah nilai 1242, dengan jumlah rata-rata 40,06 dan termasuk dalam kategori sangat baik


Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Blended Learning, E-Learning 


Blended learning is a teaching strategy that utilizes Internet technologies (e-Learning) combined with face-to-face in the classroom. The purpose of this research is to increase student learning, teaching activities, learning activities, and student responses in the application of Blended Learning.


This research is classroom action research refers to the Kemmis model that consists of four components: planning, implementation, observation, and reflection. The research was conducted in class X TGB SMK Negeri 7 Surabaya. The data was collected used test , observations, and questionnaire. The data analysis used the quantitative descriptive analysis.


The results show as follows. (1) Student learning outcomes after the implementation of Blended Learning has increased, the percentage of mastery learning before action is 30.30%, after the cycle 1 of action is 72.73%, and after 2 cycles of action is 87.88%. (2) The results of the teaching activities of teachers has increased from cycle 1 to the number of the average value of 55 in a sufficient category and cycle 2 the number average value of 68.33 in a good categories. (3) The results of student learning activities with a number of cycle 1 the average value of 26.33 in a low category, and the number of cycle 2 the average value of 35 in a good categories. (4) The results of students' responses to the 33 cycle 1 students get a total value of 1210, with an average of 36.67 in a good categories, and the second cycle of 31 students get a total value of 1242, the average number of 40.06 and included in a very good category.


Keyword: Blended Learning, E-Learning


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.