PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA  MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN ILMU BANGUNAN GEDUNG SMKN 2 BOJONEGORO

ITA NOVITA SARI

Abstract


Pendidikan Menengah Kejuruan adalah lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa ke dunia kerja. Hasil survey pra-eksperimen berupa wawancara kepada guru, SMKN 2 Bojonegoro menunjukkan bahwa guru masih menggunakan pembelajaran pasif. Sementara kurikulum 2013 menuntut siswa dalam pembelajaran aktif.


Penelitian ini adalah penelitian true experiment research dengan model "Posttest - Only Control Design”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa antara  model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament  dan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran ilmu bangunan gedung SMKN 2 Bojonegoro. Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament menggunakan media "Cards Game" dengan sistematika permainan UNO. Disamping cards game sebagai media kegiatan belajar mengajar juga dapat digunakan sebagai alat evaluasi dengan media pendukung lembar kegiatan siswa (LKS). Waktu penelitian pada semester 1 (Ganjil) tahun ajaran 2014/2015,  kelas X TGB 1 berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan X TGB 2 berjumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol.


Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan bahwa, 1) Silabus dinyatakan layak dengan kategori sangat baik, 2) RPP kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dinyatakan layak dengan kategori sangat baik, 3) RPP Konvensional dinyatakan layak dengan kategori sangat baik, 4) Materi Hand Out dinyatakan layak dengan kategori sangat baik, 5) LKS dinyatakan layak dengan kategori sangat baik, 6) Soal TPA dan Soal Hasil Belajar dinyatakan layak dengan kategori sangat baik. Uji persyaratan menunjukkan bahwa, 1) Uji normalitas pada kelas eksperimen menunjukkan χ2hitung(eks) = 0.150 <  χ2tabel = 11.07 dan pada kelas kontrol menunjukkan χ2hitung(kontrol) = 0.351 <  χ2tabel = 11.07. Artinya, distribusi data dinyatakan normal. 2) Uji homogenitas menunjukkan bahwa nilai F hitung 0.001 <  F tabel 1.82, Artinya, distribusi data homogen. 3)Uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih tinggi dari nilai t tabel (4,644 > 1,68 ), sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. kesimpulannya, terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments) dan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran ilmu bangunan gedung SMK Negeri 2 Bojonegoro.


Kata Kunci: Model Pembelajaran TGT (Teams Games Tournament), Cards Game, Sistematika permainan UNO. 


Vocational education is the educational institution that aims to prepare students for the world of work. The results of the pre-experiment survey in the form of interviews with teachers, SMKN 2 Bojonegoro shows that teachers are still used passive learning, while curriculum 2013 that requires students in active learning.


This research is a true experiment research with the model "Posttest - Only Control Design". The purpose of this study to compare the students' learning outcomes between cooperative learning Teams Games Tournament and conventional learning of science buildings SMKN 2 Bojonegoro. Cooperative learning Teams Games Tournament using media "Cards Game" with systematics UNO game. Besides cards game a medium of teaching learning activities can be also used as an evaluation tool to support media student activity sheet (LKS). Time study in the 1st half (odd) 2014/2015 school year, the class X TGB 1 totaled 32 students as the experimental class and X TGB two classes totaling 31 students as a control.


The results of the validation study showed that, 1. Syllabus deemed to be used with very good category, 2) RPP TGT learning deemed to be used with very good category, 3) RPP Convensional learning deemed to be used with very good category, 4) Hand Out deemed to be used with very good category, 5) student activity sheet (LKS) deemed to be used with very good category, 6) Academic potential test and learning outcomes test deemed to be used with very good category. Test requirement indicate that, 1)Normality test on the experimental class show χ2count(eks) = 0.150 <  χ2table = 11.07 and the control class show χ2count(kontrol) = 0.351 <  χ2table = 11.07. that’s is the distribution of data otherwhise normal. 2) Homogenity test showed that F count 0.001 <  F table1.82, that’s is the distribution of data otherwhise homogen. 3)Hypotesis test showed that t count higher than t table ( 4.745 > 1.68 ), so that Ho is accepted and Ha rejected. The conclusion is there are differences in student learning outcomes significantly between cooperative learning TGT ( Teams Games Tournaments ) and the conventional learning of science buildings SMK Negeri 2 Bojonegoro.


Keywords: TGT (Teams Games Tournament), Cards Game, Systematics UNO game


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.