PELAKSAAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPL EDENAN MEDIA MAKET PADA KOMPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI ILMU BANGUNAN GEDUNG SISWA KELAS X TGB DI SMKN 1 KEMLAGI MOJOKERTO

FINAR LINASARI

Abstract


Siswa masih merasa kesulitan memahami mata pelajaran mengidentifikasi Ilmu Bangunan Gedung dan belum bisa membayangkan bentuk asli sebuah sambungan, sedangkan pembelajaran yang dilakukan dengan pembelajaran model ceramah. Pembelajaran dengan model pembelajaran Example non Example ditambah dengan media maket merupakan suatu inovasi pembelajaran. Rumusan masalah penelitian ini adalalah bagaimana hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Example Non Example dengan media maket pada mata pelajaran mengidentifikasi ilmu bangunan gedung di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto?.


Penelitian ini menggunakan penelitian experimen dengan desain penelitian one-shot case study, yaitu pelaksanaan model pembelajaran example non example dengan media maket pada kompetensi dasar mengidentifikai ilmu bangunan gedung di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto. Tahapan penerapan dengan model pembelajaran example non example dengan media maket, setelah itu dilakukan latihan posttest, selanjutnya dilakukan analisis data hasil latihan, dan didapat hasil kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian ini meliputi lembar validasi perangkat, lembar keterlaksanaan pembelajaran dan lembar tes hasil belajar. Analisis data terdiri dari analisis kelayakan perangkat, analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan analisis hasil belajar siswa setelah menerima pembelajaran dengan model example non example dengan media maket.


Hasil analisis data penelitian secara deskriptif dan kuantitatif kelayakan perangkat menunjukkan presentase 89,4% dan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan presentase sebesar 84% termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran, berarti pembelajaran dengan model pembelajaran example non example dengan media maket terlaksana dengan baik, dan analisis hasil belajar siswa mendapat hasil rata-rata kelas 84% dalam kategori sangat baik dan tuntas, dengan t tabel = 7,851 dan t hitung = 1,697 dengan nilai signifikansi 0,05. Hal ini berarti bahwa harga thitung > ttabel, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Pernyataan ini sesuai dengan ketentuan uji pihak kiri, jika harga thitung > ttabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar minimum (KKM) >75.


Kata kunci: hasil belajar, media maket, model pembelajaran example non example.


Students still find it difficult to understand the subjects to identify the science building and could not imagine the original shape of a connection, and the learning is done by learning model of lecture. Learning by learning model example non example coupled with a mock media is a learning innovations. Formulation of the problem of this research after using learning model example non example with a mock media on subjects identified science building in scondary vacational schools 1 Kemlagi Mojokerto.


This research uses experimental research study design with a one-shot case study, namely implementation of learning model example non example by mockups media to the basic competence to identify the science building class X engineering drawings of buildings in vacational high school 1 Kemlagi Mojokerto. Stages of implementation of the learning model example non example with mockups media, after it conducted exercises posttest, then performed the data analysis results of the exercise, and the obtained results of the feasibility, enforceability of learning and student learning outcomes. The instrument of the study include validation learning device letters, materialized learning letters and achievement test letters. The data analysis consisted of a feasibility analysis tools, materialized learning analysis, and analysis of student learning outcomes after receiving a learning model example non example with mock media.


The results of the data analysis by descriptive and quantitative study the feasibility of the device indicates the percentage of 89.4% and enforceability of learning to get a percentage of 84% included in the category of very viable for use in learning, learning means learning model example non example with media mockups done well, and analysis of learning outcomes of students got an average yield of 84% grade in the category of a very good and complete, with value of t table = 7.851 and t = 1,697 with a significanted value of 0.05. This means that the price tarithmatic> ttable, so H0 is accepted and Ha rejected. This statement is in accordance with the provisions of the test left, if price tarithmatic> ttable then H0 is accepted and Ha rejected, so it can be concluded that the student has met the minimum criteria of mastery learning (KKM)> 75.


Keywords: learning outcomes, learning model example non example, mockups media.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.