PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN MODUL MENERAPKAN ILMU STATIKA DAN TEGANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X

RANI BANCIN

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share adalah salah satu metode yang menggabungkan antara kelompok dengan individu. Model pembelajaran Think Pair Share diharapkan dapat memudahkan siswa dalam berpikir, berpasangan, dan berbagi dalam kegiatan pembelajaran dan diharapkan dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share hasil belajar siswa menjadi lebih baik.

Jenis penelitian menggunakan one shot case study. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-Experimental designs. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan 1 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kudu dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa. penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Data dikumpulkan meliputi Validasi perangkat pembelajaran yang digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Materi, Soal Posttest, lembar validasi kegiatan guru dan  kegiatan siswa. Teknik pengamatan untuk kegiatan guru dan siswa diproleh dari data kualitatif pada saat pengamatan, sedangkan untuk data hasil belajar diproleh dari tes hasil belajar siswa pada saat pertemuan terakhir.

Berdasarkan hasil validasi, silabus mendapatkan presentase 81,33%, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran presentase 81.00%, materi mendapatkan presentase 86,67%, dan lembar soal mendapatkan presentase 86,00%. Artinya, perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria sangat layak. Hasil  pengamatan kegiatan guru  dan siswa pada pertemuan I dan pertemuan II termasuk dalam kriteria baik tetapi masih memperoleh nilai yang sangat kecil. Hasil belajar siswa yang tuntas harus memenuhi Kriterian Ketuntasan Minimal yang ditetapkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kudu yaitu dengan nilai minimal 75. Setelah dilaksanakan penelitian  dinyatakan tidak tuntas yaitu 23 siswa atau 63,80% dari jumlah 36 siswa, sedangkan jumlah siswa yang dinyatakan tuntas yaitu 13 siswa atau 36,10% dengan rata-rata 70 yang artinya hasil belajar siswa berada dibawah  kriteria ketuntasan minimal < 75 dengan thitung sebesar -2,023, sedangkan harga ttabel sebesar 1,690 da derajat kebebasan sebesar 5% (0,05), maka hasil tersebut dapat disimpulkan H0 diterima dan Ha ditolak.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Ilmu Statika dan Tegangan, Model Pembelajaran Think Pair Share.

Abstract

This study aims to determine student learning outcomes. Model Cooperative Learning Think Pair Share is one method that combines the group with individuals. The learning model Think Pair Share is expected to help students think, pair, and share in the learning activities and are expected with the implementation of learning model Think Pair Share student learning outcomes for the better.

This type of research using the one shot case study. The design used in this study were pre-Experimental designs. Subjects in this study were students of class X Architecture Engineering Vocational School District 1 Kudu by the number of students by 36 students. The research conducted in the first semester of the academic year 2016/2017. Data collected included Validation learning device that is used to determine the feasibility of the learning device that consists of a syllabus, lesson plans, materials, Problem posttest, sheet validation activities of teachers and students' activities. Observation techniques for the activities of teachers and students diproleh of qualitative data at the time of observation, whereas for diproleh learning outcomes data from tests of student learning outcomes at the time of the last meeting.

Based on the validation results, the syllabus earn a percentage of 81.33%, 81.00 percentage Lesson Plan%, material gain percentage of 86.67%, and the sheet a matter of getting a percentage of 86,00%. That is, the learning device meets the criteria is very decent. The observation of activities of teachers and students at the first meeting and the second meeting is included in both criteria but still earn a very small value. Learning outcomes of students who pass must meet specified minimum mastery Kriterian Vocational School District Kudu with a value of at least 75. After an incomplete conducted research revealed that 23 students or 63.80% of the total of 36 students, while the number of students who otherwise completed at 13 students or 36.10% with an average of 70, which means the learning outcomes of students are under the minimum completeness criteria <75 with thitung -2.023, while the price of ttabel 1.690 da degrees of freedom at 5% (0.05), then the result can concluded H0 is accepted and Ha rejected.

Keywords: Results Learning, Science and voltage statics, Model Learning Think Pair Share.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.