PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BUZZ GROUP DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASH PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK SISWA KELAS X TGB DI SMK NEGERI KUDU JOMBANG

DISTA SELVI KURNIA DEWI

Abstract


Model pembelajaran buzz group dapat membawa kemandirian, kerjasama, dan tanggung jawab siswa terhadap apa yang dikerjakan secara kelompok. Selain itu, guru juga harus menyiapkan media pembelajaran yang mudah di pahami oleh siswa yaitu dengan menggunakan media flash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, keterlaksanaan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Mekanika Teknik.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian One Shot Case Study dengan bentuk Pre-Experimental Design. Subyek penelitian adalah kelas X TGB 1 SMK Negeri Kudu Jombang dengan jumlah 36 siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016-2017.

Berdasarkan hasil validasi, silabus mendapatkan 82.30%, RPP mendapatkan 84.50%, media mendapatkan 89.30%, lembar soal belajar siswa mendapatkan 82.90%. Artinya, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria kelayakan. Hasil pengamatan kegiatan belajar siswa pada pertemuan I mendapatkan 80.00%, pada pertemuan II mendapatkan 81.11%, sedangkan pada pertemuan III mendapatkan 80.37%. Artinya nilai prosentase kegiatan belajar siswa setiap pertemuan termasuk dalam kriteria baik. Hasil perhitungan Uji-t pada nilai post-test pada taraf signifikan α = 0.05. Pada pertemuan pertama, thitung =1.978 > ttabel =1.68957. Pada pertemuan kedua, thitung =2.763 > ttabel =1.68957. Pada pertemuan ketiga, thitung =5.725 > ttabel =1.68957. Dapat diartikan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mekanika Teknik di kelas X TGB 1 SMKN Kudu Jombang penerapan model pembelajaran Buzz Group dengan menggunakan media Flash pada setiap pertemuan lebih besar dari KKM (76). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Buzz Group dengan menggunakan media Flash dapat mengembangkan pemahaman siswa.

Kata Kunci: Model Pembelajaran Buzz Group, media Flash.

Abstract

Buzz group learning model can bring independence, cooperation, and student responsibility to what is done in groups. Besides, the teacher also must prepare learning media which is easy to understand by student that is by using flash media. This study aims to determine the feasibility, the enforceability and student learning outcomes in the subjects of Mechanics Engineering.

This type of research is the study of One Shot Case Study whit Pre-Experimental Design. Subjects were class X TGB 1 SMK Negeri Kudu Jombang with the number of 36 students. Research was conducted in the first semester of the academic year 2016-2017.

Based on the validation results, the syllabus get 82.30%, RPP get 84.50%, media get 89.30%, student learning questions gets 82.90%. That is, the learning device meets the eligibility criteria. The result of observation of student learning activity at meeting I get 80.00%, at meeting II get 81.11%, while at meeting III get 80.37%. This means that the percentage of student learning activities per meeting included in either criterion. Result of t-Test calculation on post-test value at significant level α = 0.05. At the first meeting, t count = 1.978 > t table = 1.68957. At the second meeting, t count = 2.763 > t table = 1.68957. At the third meeting, t count = 5.725 > t table = 1.68957. Can be interpreted that the students' learning outcomes in the subjects of Mechanics Mechanics in class X TGB 1 SMKN Kudu Jombang application of learning model Buzz Group by using Flash media at each meeting is greater than KKM (76). Based on these results it can be concluded that the application of Buzz Group learning model by using Flash media can develop students' understanding.

Keywords: Buzz Group Learning Model, Flash media.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.