PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING  PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN KONSEP SAMBUNGAN DAN   HUBUNGAN  JENIS KONSTRUKSI KAYU DAN UKURANNYA DI KELAS XI TEKNIK PERKAYUAN SMKN 1 SIDOARJO

  PRASETIO

Abstract


Siswa merasa kesulitan memahami mata pelajaran konstruksi bangunan. Model pembelajaran yang ada di sekolah adalah model pembelajaran yang berpusat pada guru dengan bentuk ceramah dan tanya jawab, dimana siswa bersikap pasif sehingga menyebabkan hasil nilai siswa yang kurang memuaskan. Nilai siswa dapat dikatakan tuntas apabila nilai yang di dapat diatas nilai KKM yang sudah ditentukan, yakni 75. Inovasi yang dibuat oleh pengajar harus tepat guna, salah satu model pembelajaran yang tepat untuk pada KD ini adalah problem based learning. Model pembelajaran ini lebih condong ke siswa agar lebih kreatif dan percaya diri dan disini guru lebih menjadi fasilitator dalam kegiatan belajar mengajar. Siswa diberikan sebuah kasus nyata pada proyek dan mereka membuat pemecahan masalah melalui caranya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model problem based learning layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mata pelajaran konstruksi bangunan kelas XI TKY di SMKN 1 Sidoarjo.

Setelah dilakukan posttest, selanjutnya dilakukan analisis data, dan didapat hasil dalam bentuk keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi perangkat, lembar pengamatan pembelajaran, dan lembar tes hasil belajar. Analisis data terdiri dari analisis kelayakan perangkat, analisis butir soal, dan keterlaksanaan pembelajaran. Tahap pengujian produk dilakukan kepada 30 siswa XI TKY di SMKN 1 Sidoarjo. Hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) didapatkan hasil rata-rata total 80,03% serta dari perhitungan t-hitung sebesar 3,688 dan t-tabel sebesar 1,699 dengan KKM 75.

Kata Kunci: Penerapan Model Pembelajaran, Problem Based Learning, Teknik Konstruksi Kayu, Sambungan dan Hubungan Kayu, Pre Eksperimental Design.

Abstract

Students felt difficult to understand on building construction subject. The existing learning model in the school is a teacher centered learning model with a form of lecture and question and answer, where the students are passive so as to cause the result of the student's score is less satisfactory. The student's score can be said to be complete if the value can be above the predetermined KKM score of 75.. Innovations made by teachers must be appropriate, one of the appropriate learning model for this KD is problem based learning. Learning model is more inclined to students to be more creative and confident and here the teacher is more a facilitator in teaching and learning activities. Students are given a real case on the project and they make problem solving in its own way. The purpose of this research is to find out whether the problem based learning model is suitable to be used for teaching and learning activities of building construction class XI TKY at SMKN 1 Sidoarjo.

After it performed posttest, then performed data analysis, and obtained the results in the form of learning and learning outcomes. The research instruments include device validation sheets, learning observation sheets, and test result sheets. Data analysis consisted of device feasibility analysis, item item analysis, and learning implementation. Product testing phase was conducted to 30 students of XI TKY in SMKN 1 Sidoarjo.Student learning outcomes using problem based learning model (PBL) obtained a total average of 80.03% and from the calculation of t-count of 3.688 and t-table of 1.699 with KKM 75.

Keywords: Assembling Learning Model, Problem Based Learning, Wood Construction Technique, Connection and Wood Relation, Pre Experimental Design


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.