PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DENGAN TUGAS PENGAJUAN SOAL DAN PENYELESAIAN PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK DI SMKN 1 NGANJUK

DJATU DWI PAMUNGKAS

Abstract


Model pembelajaran guided discovery adalah salah satu bentuk metode discovery learning. Discovery learning sesuai dengan pencarian pengetahuan secara aktif oleh manusia dan dengan sendirinya memberikan hasil yang baik. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tentang kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan model pembelajaran Guided Discovery dengan tugas pengajuan soal.


Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode penelitian Posttest Only Control Design. Subjek penelitian adalah seluruh kelas X TGB SMK Negeri 1 Nganjuk berjumlah 64 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada kompetensi dasar menerapkan konsep keseimbangan dengan diagram gaya normal, lintang dan momen dalam perhitungan struktur bangunan. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi dan tes hasil belajar.


Berdasarkan hasil validasi, diketahui presentase rata-rata sebesar 84,59%, artinya perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria kelayakan. Pada pertemuan pertama, hasil belajar rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 87,41 dan kelas kontrol sebesar 70,22, dengan hasil ttabel = 1,670 dan thitung = 2,06. Pada pertemuan kedua, hasil belajar rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 80,59 dan kelas kontrol sebesar 74,25, dengan hasil ttabel = 1,670 dan thitung = 1,83. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui thitung > ttabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak, jadi dapat disimpulkan bahwa metode guided discovery dengan tugas pengajuan soal lebih efektif dalam meningkatkan hasiil belajar dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.


Kata Kunci : guided discovery, tugas pengajuan soal, hasil belajar siswa.


Abstract


Guided learning model is one of discovery learning method. Discovery learning is in accordance with the active knowledge search by humans and by itself gives good results. The formulation of the problem of this research is about the feasibility of the device, the implementation of learning and learning outcomes. The purpose of this study is to determine the feasibility of the device, the implementation of learning and student learning outcomes after the implementation of Guided Discovery learning model with problem posing.


This research method is quantitative research, with Posttest Only Control Design Method. The subject of research is class X TGB Vocational Senior High School 1 Nganjuk as much as 64 students. This research is conducted on the basic competence applying the concept of balance with the diagram of normal force, latitude and moment in the calculation of the structure of the building. Data collection using validation method, observation and learning result test.


Based on the validation results, it is known that the average percentage is 84.59%, said the learning device has met the eligibility criteria. At the first meeting, the average learning outcomes of the experimental class students were 87.41 and the control class of 70.22, with the result ttable = 1.670 and texperiment = 2.06. At the second meeting, the average learning outcomes of the experimental class students were 80.59 and the control class was 74.25, with ttable = 1.670 and texperiment = 1.83. Based on the calculation of the estimated texperiment > ttable, then H0 accepted and Ha rejected, so it can be concluded by the method of guidance of learning with the task of filing more effective in improving the learning outcomes than conventional learning.


Keywords:  guided discovery, problem posing, student learning outcomes.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.