HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA (Studi Pada Siswa SMA Negeri 1 Widang Kelas XI)

M.NUR SETIAWAN

Abstract


Hubungan Status Gizi Dengan Tingkat Konsentrasi Siswa


(Studi Pada Siswa SMA Negeri 1 Widang Kelas XI)


M. Nur Setiawan, Ivo Haridito


S-1 Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya


nursetiawanm@gmail.com


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan tingkat konsentrasi siswa pada siswa SMA Negeri 1 Widang kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen melalui pendekatan secara kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas XI IPA 2 dan 30 siswa XI IPS 1 yang diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrument penelitian dalam pengukuran status gizi menggunakan indeks antropometri berdasarkan BB/U dan tes konsentrasi berupa blanko Grid Concentration Excercise. Data yang diperoleh diolah menggunakan dua teknik yaitu perhitungan statistik secara manual dan menggunakan program komputer SPSS 16.0 yang dijadikan sebagai Cross Chek (pengecekan kembali) terhadap hasil data penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui untuk nilai terendah dari status gizi adalah 61,72 sedangkan nilai tertinggi adalah 157,14. Nilai rata-rata /mean sebesar 86,81 dengan standart deviasi 15,18. Sedangkan untuk hasil tes konsentrasi, nilai terendahnya adalah 8 dan nilai tertinggi adalah  19. Untuk rata-rata/mean sebesar 12,05 dengan standar deviasi 2,65. Dapat diketahui hasil korelasi Product Moment Karl Pearson pada taraf signifikan 5% dengan  df = 58, adalah 0,189 < 0,254, berarti Ha ditolak, maka ada hubungan yang tidak signifikan antara status gizi dengan tingkat konsentrasi dan hasil koefisien determinasi status gizi terhadap konsentrasi sebesar 3,57%. Jadi masih terdapat 96,43% faktor lain yang mempengaruhi tingkat konsentrasi selain status gizi. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang tidak signifikan antara status gizi terhadap tingkat konsentrasi dikarenakan status gizi hanya memberikan sumbangan terhadap tingkat konsentrasi sebesar 3,57%, dan masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi konsentrasi selain status gizi, yaitu: usia, fisik, jenis kelamin, pengetahuan dan pengalaman. 


Kata kunci: status gizi, konsentrasi, anak sekolah dan remaja.


 


Abstract


The purpose of this research is to understand the correlation between the nutrient status with the students’ concentration level on the students of State Senior High School of Widang XI IPA 2 and XI IPS 1 class. The research is a non-experimental research which using quantitative approach with correlation design. The subject of the research included 60 student consist 30 students of class XI IPA 2 and 30 student of class XI IPS 1 who took by cluster random sampling technique. The research instrument in measuring the nutrient status of this research uses an anthropometry index based on BB/U and concentration test such as Grid Concentration Exercise. Data which gained will be treated by two technique of statistic calculation and by using computer program SPSS 16.0 (Statistical Program for Social and Science) which made as the Cross Check towards the result of the research data. Based on the calculation result, it will be known if the lowest score of measuring the nutrient status is 61,72 while the highest score 157,14. Average score/it reached mean 86,81 with deviation standard 15,18. While for the concentration test, the lowest score of concentration test is 8 and the highest score is 19. For average score /it reached mean 12,05 with deviation standard 2,65. The result of Product Moment Correlation by Karl Pearson can be known on significant extent 5% with df = 58, is 0,189 < 0,254 means that  Ha is rejected, thus, there is a correlation which is not significant between physical healthy and student’s concentration level and the result of coefficient determination nutrient status toward concentration as much 3,57%. Thus, there still 96,43% other factors which influence the concentration level besides nutrient status. Therefor it can be concluded that there is a correlation which is not significant between nutrient status with students concentration level because the nutrient status only gives contribution towards the concentration level about 3,57%, And there are other factors which influence concentration besides nutrient status, they are: age, physical condition, sex, knowledge and experience.


Keywords: nutrient status, concentration, student and teenager.



 


 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.