KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAPKEMAMPUAN AKURASI TENDANGAN(Studi terhadap pemain SSB Mitra Krian 14-15 tahun)

RENDIK SETIAWAN

Abstract


Kemampuan akurasi tendangan yang baik sangat mutlak harus dimiliki oleh setiap pemain sepakbola.
Akurasi tendangan yang tepat dan akurat dalam sepakbola menunjukkan kualitas pemain dalam bermain sepakbola.
Melalui unsur ini, pemain bisa berkoordinasi dan bekerja sama dengan sesama pemain lain dalam satu tim untuk
membangun serangan ke gawang lawan sehingga menciptakan peluang untuk memenangkan sebuah pertandingan
dengan cara mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.Agar kemampuan tersebut bisa dikuasai dengan baik,
maka setiap pemain haruslah dibekali dengan komponen-komponen fisik dan mental untuk menunjang kemampuan
tersebut, yakni kekuatan otot tungkai, konsentrasi dan keseimbangan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang akurat dan terukur tentang kontribusi
antara kekuatan otot tungkai,dan keseimbangan terhadap kemampuan akurasi tendangan, baik secara individual maupun
secara serentak (bersama-sama). Sasaran penelitian ini adalah pemain SSB Mitra Krian usia 14-16 tahun yang
berjumlah 20 atlet. Metode yang digunakan dalam analisa ini adalah metode statistik deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan korelasional, sedangkan proses pengumpulan data dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, tes
konsentrasi, tes keseimbangan, dan tes akurasi tendangan.
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Variabel kekuatan otot tungkai
(X1) secara individual memiliki tingkat kontribusi yang kuat terhadap kemampuan akurasi tendangan (Y). nilai rhitung
(0,881) > rtabel (0,444) dengan koefisien determinasi 46,37 %, sesuai kriteria pengujian maka, dapat dikatakan bahwa
kekuatan otot tungkai mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan akurasi tendangan. (2) Variabel
keseimbangan (X2) secara individual memiliki tingkat kontribusi yang rendah terhadap kemampuan akurasi tendangan
(Y). nilai rhitung (0,205) <rtabel (0,444) dengan nilai koefisien determinasi 4,23%, sesuai kriteria pengujian maka, dapat
dikatakan bahwa keseimbangan mempunyai kontribusi yang tidak signifikan terhadap kemampuan akurasi tendangan.
(4) variabel kekuatan otot tungkai (X1),, keseimbangan (X2), secara bersama-sama mempunyai tingkat kontribusi yang
kuat terhadap jauhnya tendangan. Hasil uji F menyatakan bahwa nilai Fhitung (9,25) > Ftabel (3,24) dengan nilai koefisien
determinasi sebesar 35%. Hal ini berarti terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot tungkai, konsentrasi,
keseimbangan terhadap kemampuan akurasi tendangan.
Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Keseimbangan, Akurasi Tendangan, Sepakbola


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.