ANALISIS KECUKUPAN ENERGI DAN TINGKAT KELELAHAN ATLET U 19 TAHUN PADA KLUB SEPAKBOLA (STUDI SSB PUTRA MINAK JINGGO BANYUWANGI)

MOCH ROBBY SEPTIAWAN, ANNA NOORDIA

Abstract


ABSTRAK

Permainan sepakbola merupakan olahraga yang membutuhkan daya tahan fisik tinggi untuk melakukan aktifitas terus menerus dalam waktu 90 menit tanpa mengalami kelelahan. Supaya atlet mempunyai daya tahan fisik yang baik maka perlu diperhatikan porsi latihannya dan kecukupan energi untuk mendukung performa atlet. Namun demikian saat ini perhatian terhadap pengaturan gizi masih sangat kurang ditingkat daerah. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi data kecukupan energi atlet usia 19 tahun pada klub sepakbola Putra Minak Jinggo Banyuwangi dan mengidentifikasi hasil analisa tingkat kelelahan atlet usia 19 tahun pada klub sepakbola Putra Minak Jinggo Banyuwangi Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara dan tes. Tenkik wawancara digunakan untuk memperoleh data konsumsi pangan dan aktifitas fisik, sedangkan teknik tes digunakan untuk memperoleh data IMT dan tingkat kelelahan atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kecukupan energi dengan tingkat kelelahan, dimana hubungan keduanya bersifat negatif dengan kata lain semakin besar kecukupan energi atlet maka semakin kecil tingkat kelelahannya. Dengan demikian dapat disimpulkan kurangnya asupan energi dapat mengakibatkan kelelahan pada atlet karena tidak adanya ketersediaan glukosa pada saat melakukan aktifitas olahraga.

Kata Kunci : kecukupan energi, tingkat kelelahan, dan atlet

ABSTRACT

Fotball is a sport that requires a high physical endurance for a period of 90 minutes without fatigue. For an athlete to have good physical endurance, attention should be given to his training and sufficient energy to support his performance. However, at the moment the attention to the nutrition arrangement is still very low level. The aims of this study is to identify the data sufficient for the energy of 19-year-old athletes at the football club of Putra Minak Jinggo Banyuwangi and to identify analysis of the exhaustion level of 19-year-old athlete’s at the football club of Putra Minak Jinggo Banyuwangi. The method of research used is a quantitave descriptive approach. Data was collected using interview and test techniques. The interview techniques were used to obtain data for food consumption and physical activity, while test techniques were used to obtain IMT data and athlete’s exhaustion levels. Researchers found that there was a significant correlation between energy levels and fatigue levels, in wich both relation was negative and in other words the larger the energy of the athlete, the smaller exhaustion levels. Thus the lack of energy intake can lead to athletes exhausted because there is no availability of glucose during exercise activity.

Keywords : a wealth of energy, fatigue index, and athletes.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.