UJI VALIDITAS TES LARI 800 METER DENGAN INSTRUMEN TES DAYA TAHAN AEROBIK (BEEP TEST) DAN ANAEROBIK (RAST) PADA MAHASISWA JURUSAN PENKESREK FIO UNESA

PRISKA OKTA AVIA MARTHA, ACHMAD WIDODO

Abstract


ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas tes lari 800 m dengan Beep Test dan RAST yang mampu digunakan untuk memprediksi kemampuan daya tahan aerobik dan anaerobik. Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi (Penkesrek), Universitas Negeri Surabaya dengan jumlah sampel 30 mahasiswa (usia 20±1 tahun, TB 168±6 cm, BB 62±8 kg). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan hubungan simetris menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan pendekatan metode deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari uji normalitas data menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan uji validitas tes lari 800 m yang dikorelasikan dengan Beep Test memiliki nilai validitas 0,766, artinya tes lari 800 m memiliki validitas yang tinggi dan dapat digunakn untuk memprediksi kemampuan VO2max. Dan uji validitas tes lari 800 m yang dikorelasikan dengan RAST memiliki nilai validitas sebesar 0,203, yang artinya tes lari 800 m tidak valid untuk memprediksi kemampuan daya tahan anaerobik.

Kata kunci: validitas, tes lari 800 m, Beep Test, RAST, VO2max, daya tahan anaerobik

ABSTRACT

The purpose of this study was to examine the validity of the 800 m running test with Beep Test and RAST which were able to be used to predict the ability of aerobic and anaerobic endurance. The research subjects were the Department of Health and Recreation Education (Penkesrek), Surabaya State University with sample of 30 students (ages 20 ± 1 year, TB 168 ± 6 cm, BB 62 ± 8 kg). This study uses a type of correlational research with symmetrical relationships using Pearson Product Moment correlation with quantitative descriptive method approach. The results obtained from the data normality test show that the data is normally distributed . While the validity of the 800 m run test correlated with Beep Test has a validity value of 0.766, meaning that the 800 m running test has high validity and can be used to predict VO2max. And the validity test of the 800 m run test correlated with RAST has a validity value of 0.203, which means that the 800 m run test is invalid for predicting anaerobic endurance capabilities.

Keywords : validity, 800 m running test, Beep Test , RAST, VO2 max , anaerobic endurance.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.