Analisis Tingkat Daya Tahan Kardiovaskuler Personal Trainer PR60 Workout Centre Surabaya

ICHSAN MADANI HASIBUAN, INDRA HIMAWAN SUSANTO

Abstract


Abstrak

Personal trainer merupakan pekerjaan yang cukup menguras energi. Tingginya jam kerja dan intensitas pekerjaan yang membutuhkan energi yang tidak sedikit menyebabkan rentan terjadinya kelelahan pada para personal trainer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat daya tahan kardiovaskuler personal trainer pria di PR60 Workout Centre Surabaya. Metode analisa dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian berjumlah 5 orang personal trainer di PR60 Workout Centre Surabaya. Tes yang digunakan untuk mengukur daya tahan kardiovaskuler menggunakan metode tes lari 2,4 km. Teknik analisis data menggunakan hitung rata-rata mean dan hitung persentase dengan bantuan aplikasi microsoft excel 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1 responden (20%) tergolong dalam kategori baik dengan waktu tempuh 10 menit 57 detik 49 milidetik. 3 responden (60%) tergolong dalam kategori sedang masing masing dengan waktu tempuh 12 menit 34 detik 20 milidetik, 13 menit 57 detik 81 milidetik dan 13 menit 59 detik 24 detik. dan 1 responden (20%) tergolong dalam kategori kurang dengan waktu tempu 16 menit 09 detik 21 milidetik. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki tingkat daya tahan kardiovaskuler kategori sedang dengan rata-rata waktu tempuh sekitar 13 menit 31 detik 51 milidetik. Untuk itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskuler tersebut dengan latihan yang terukur agar dapat mengurangi resiko terjadinya kelelahan yang berlebihan.

Kata kunci: Personal trainer, Kelelahan, Daya tahan kardiovaskuler.

Abstract

Personal trainer is a job that requires an intensive amount of energy. Intense work hour and amount of work that requires energy cause a tendency for fatigue in the personal trainers. The purpose of this study is to determine the level of cardiovascular endurance of male personal trainers at PR60 Workout Center Surabaya. The method of analysis in this study is descriptive quantitative. The research subjects are 5 personal trainers at the PR60 Workout Center Surabaya. The test used to measure cardiovascular endurance uses the 2.4 km run test method. Data analysis techniques used to calculate the mean mean and calculate the percentage with the help of Microsoft Excel 2010 application. The results showed that 1 respondent (20%) belonged to the good category with travel time of 10 minutes 57 seconds 49 milliseconds. 3 respondents (60%) belong to the medium category, each with a travel time of 12 minutes 34 seconds 20 milliseconds, 13 minutes 57 seconds 81 milliseconds and 13 minutes 59 seconds 24 seconds. and 1 respondent (20%) belonged to the bad category with a time of 16 minutes 09 seconds 21 milliseconds. From the results of the study it was concluded that on average respondents had a moderate level of cardiovascular endurance with an average travel time of about 13 minutes 31 seconds 51 milliseconds. For this reason, efforts are needed to increase cardiovascular endurance with measurable training so as to reduce the risk of excessive fatigue.

Keywords: Personal trainer, Fatigue, Cardiovascular endurance.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.