PENGARUH LATIHAN INTERVAL PENDEK TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHANANAEROBIK PADA PEMAIN HOKI SMA NEGERI 16 SURABAYA

MOHAMMAD FADHIL ULUM

Abstract


PENGARUH LATIHAN INTERVAL PENDEK TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN
ANAEROBIK PADA PEMAIN HOKI SMA NEGERI 16 SURABAYA
Mohammad Fadhil Ulum, Dita Yuliastrid, S.Si., M.Kes.
(Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya)
fadhil_ulum@yahoo.com
ABSTRAK
Dalam permainan olahraga hoki, kondisi fisik merupakan salah satu hal yang diutamakan untuk dilatih, karena
hoki menuntut kondisi fisik yang prima untuk menghadapi pertandingan selama 2 x 20 menit waktu normal.,
Kondisi fisik yang baik sangat menunjang dalam keterampilan bermain yaitu kekuatan otot lengan dan bahu,
daya tahan otot perut, daya tahan otot tungkai, kelincahan, kecepatan, kelentukan, kapasitas daya tahan
anaerobik dan daya tahan umum atau VO2 Max. Untuk meningkatkan kondisi fisik tersebut perlu adanya latihanlatihan,
diantaranya latihan interval pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan
interval pendek terhadap daya tahan anaerobik pada pemain hoki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan menggunakan desain pre-test,dan post-test, kemudian
memeriksa akibat yang ditimbulkan.
Hasil penelitian diperoleh rata-rata indeks kelelahan pada waktu pre test sebesar 2,57 dan pada waktu post test
1,825. Berdasarkan hasil perhitungan uji perbedaan rata-rata indeks kelelahan sebelum dan setelah diberi latihan
interval pendek diperoleh thitung sebesar 2,328, sedangkan nilai ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 dengan df = 11
adalah 2,201. Adapun keriteria pengujian adalah hipotesis nol (Ho) diterima bila thitung lebih besar dari ttabel,
karena thitung latihan interval pendek lebih kecil dari ttabel (2,328 > 2,201), maka Ho ditolak yang berarti terdapat
perbedaan rata-rata indeks kelelahan sebelum dan setelah diberi perlakuan.
Simpulan dari penelitian ini bahwa latihan interval pendek dapat meningkatkan daya tahan anaerobik pada
pemain hoki SMA Negeri 16 Surabaya. Saran dari penelitian ini adalah 1) Latihan interval pendek dapat
diterapkan dalam program latihan fisik untuk meningkatkan daya tahan anaerobik seorang pemain hoki. 2)
Mengingat keterbatasan kemampuan, waktu, tenaga dan hasil dari penelitian ini, sebaiknya ditindak lanjuti
dengan penelitian terkait atau serupa. Dalam penelitian selanjutnya perlu memperhatikan kelemahan-kelemahan
penelitian sebelumnya seperti variabel penelitian, populasi dan sampel. 3) Diharapkan adanya penelitian lebih
lanjut tentang latihan interval pendek untuk meningkatkan daya tahan anaerobik seorang pemain hoki.
Kata kunci : Latihan, Interval Pendek, Daya Tahan Anaerobik, Hoki
ABSTRACT
In the game of hockey sports, physical condition is one of the priority to be trained, because hockey demands
excellent physical condition to face the game for 2 x 20 minutes of normal time. Good physical condition is very
supportive in the skills of playing the arm and shoulder muscle strength, abdominal muscle endurance, leg
muscle endurance, agility, speed, flexibility, anaerobic endurance capacity and durability public or VO2 Max.
To improve the physical condition necessary to the exercises, including a short interval training. The purpose of
this study was to determine the effect of short-interval training on anaerobic endurance on hockey players. This
study uses quantitative research methods using experimental design approach pre-test, and post test, and then
examine the impact.
The results obtained by the average index of fatigue at the time of pre-test of 2.57 and 1,825 at post test. Based
on the results of test calculations the average difference before and after the fatigue index given the short interval
training thitung of 2.328, while the value ttabel with a significance level of 0.05 with df = 11 is 2.201. The criteria of
the test is the null hypothesis (Ho) is accepted if t is greater than ttabel, thitung because of the short interval smaller
than ttabel (2.328> 2.201), then Ho is rejected which means that there are differences in the average index of
fatigue before and after a given treatment.
Conclusions from this study that short interval training can improve anaerobic endurance on hockey players
SMA 16 Surabaya. Suggestions of this study are 1) Short Interval training can be applied in a physical exercise
program to increase anaerobic endurance a hockey player. 2) Given the limited ability, time, effort and the
results of this study, should be followed up with a related or similar research. In future studies need to pay
attention to the weaknesses of previous research such as research variables, population and sample. 3) It is
expected that further research on the short interval training to increase anaerobic endurance a hockey player.
Keywords: exercise, Short Interval, Anaerobic Endurance, Hockey


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.