MENINGKATKAN TROUGHPUTBANDWIDTH SEKALIGUS SEBAGAI JALUR FAILOVER DENGAN MENGGUNAKAN METODE BONDING PADA MIKROTIK

KHOIROTUN NIKMAH

Abstract


Banyaknya pengguna jaringan LAN yang semakin meningkat, ketika jaringan mengalami kendala bisa membuat pengguna tidak nyaman, selain itu bisa mempengaruhi troughputbandwidth yang akan didapat, apalagi jika bandwidthnya kecil maka koneksi akan menjadi lambat, dan terkadang jaringan mengalami kendala. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya suatu metode untuk meningkatkan troughputbandwidth, sehingga koneksi menjadi lebih cepat dan traffic merata.


Dari permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian dengan mengimplementasikan teknologi bridge untuk jaringan failover dengan menggunakan protokol RSTP (Rapid Spanning Tree Protocol) dan mengimplementasikan teknologi bonding pada MikroTik untuk meningkatkan troughput bandwidth. Untuk pengujian troughputbandwidth menggunakan tool BTest. Pada pengujian ini dilakukan dengan menggunakan skenario yang berbeda-beda.


Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan menerapkan teknologi bridge dan protokol RSTP (Rapid Spanning Tree Protocol) pada jaringan, maka jaringan dapat menjadi failover, artinya apabila link utama terputus maka koneksi tetap berjalan menggunakan link yang masih aktif (backup link), selain itu protokol ini juga mencegah terjadinya bridge loop, dan dapat menentukan jalur alternatif untuk mengakomodasi jaringan agar tetap berjalan. Sedangkan pengujian dengan menerapan teknologi bonding menunjukkan dapat meningkatkan troughput bandwidth dan bandwidth tersebar ke seluruh link/node sehingga menjadi load balance, selain itu dapat juga untuk failover, ketika jalurutama terputus, maka koneksi akan tetap berjalan dengan menggunakan jaluryang masih aktif (jalur alternatif) untuk menggantikan jalurutama sampai normal kembali.


Kata kunci :Bonding, Bandwidth, Bridge, Failover, BTest, RSTP (Rapid Spanning Tree Protocol)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.