IMPLEMENTASI DAN PERBANDINGAN PERFORMA PROXMOX DALAM VIRTUALISASI DENGAN TIGA VIRTUAL SERVER

Ruli Dimas Prakoso

Abstract


Pada saat ini teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang. Salah satu perkembangan yang terjadi meliputi virtualisasi server. Server merupakan pusat yang menyediakan layanan pada client dalam sebuah jaringan. Untuk membuat satu server membutuhkan kapasitas penyimpanan yang sangat besar, sehingga biaya yang dikeluarkan sangatlah besar. Salah satu solusi untuk mengefisiensikan biaya tersebut adalah membuat server menjadi virtual, dimana dalam satu sistem operasi terdapat lebih dari satu server. Untuk membuat server menjadi server virtual dibutuhkan aplikasi atau virtual mechine. Virtual machine yang digunakan untuk mengvirtualisasikan server adalah proxmox.


Implementasi dilakukan dengan dimulai dari analisa data, kelengkapan perangkat lunak dan keras. Kemudian dilakukan perancangan topologi dan instalasi Proxmox. Setelah instalasi Proxmox, dilakukan pembuatan node dan virtual server. Terdapat tiga virtual server dengan sisem operasi Windows Server 2012 dan Linux. Skenario pengujian dilakukan dengan mengamati penggunaan CPU dan memori dengan menjalankan virtual server secara bergantian dan bersama-sama. 


Berdasarkan hasil pengujian diperoleh data bahwa pada saat Proxmox dijalankan penggunaan CPU (Central Processing Unit) adalah 0%, memori 18% (704,93 MiB dari 3,75GiB) dan storage yang digunakan 8% (33,25 GiB dari 443,88 GiB). Pada saaat tiga virtual server berjalan, penggunaan CPU 12%, memory 95% (3,56 GiB dari 3,75 GiB) dan storage 9% (37,74 GiB dari 443,88 GiB). Pada proses awal virtualisasi berjalan, terjadi peningkatan penggunaan  CPU Usage kemudian berangsur menurun dan stabil saat virtual server sepenuhnya berjalan.


Kata Kunci : virtualisasi, vurtualisasi server, proxmox


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.