PERBANDINGAN STATUS GIZI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DENGAN SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER NON-OLAHARAGA PADA SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 1 BULULAWANG KABUPATEN MALANG

GILANG AKBAR ILHAM GUMELAR

Abstract


Abstrak

Status gizi merupakan keadaan tubuh seseorang atau sekelompok orang akibat dari konsumsi, penyerapan dan penggunaan zat gizi makanan. Dengan menilai status gizi seseorang atau sekelompok orang, maka dapat diketahui apakah seseorang atau sekelompok orang tersebut status gizinya baik atau tidak baik. Hal tersebut mempengaruhi tingkat keaktifan siswa saat mengikuti kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler adalah kegiatan siswa diluar jam belajar intrakurikuler yang dapat dibedakan menjadi ekstrakurikuler olahraga dan ekstrakurikuler non-olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non-olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan desain komparatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah IMT/U. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bululawang Kabupaten Malang yang mengikuti ekstrakurikuler dengan jumlah 40 siswa. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan persentase dan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan status gizi normal memiliki persentase sebesar 65 % dari 20 siswa, sedangkan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non-olahraga dengan gizi normal memiliki persentase sebesar 80 % dari 20 siswa. Berdasarkan hasil analisa menggunakan uji chi-square yaitu diperoleh nilai asymp sig. sebesar 0,288. Karena nilai asymp sig. (0,288) > alpha (0,05), maka H0 diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan status gizi antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non-olahraga.


Kata kunci: Status gizi, ekstrakurikuler.


Abstract

Nutritional status is body condition by personal or group of people as effect of food consumption and nutrient essence using. It is distinguished among good nutrition, bad nutrition, and less nutrition. Children that have good nutrition status look skill full, active and always enthusiastic joining all activities. Meanwhile bad nutrition status on the children can intrude on their growing and effect low physical quality. That affected the level of students activity while attending intracurricular and extracurricular activities.  Extracurricular is students activities outside intracurricular activities which can be divided into extracurricular sports and non-sports. The purpose of this study was to know nutritional status difference between the students who take extracurricular sports and the students who take extracurricular non-sports. This study is a non-experimental study with a comparative design. The instrument in this study used IMT/U. The population in this study was the eight grade students SMA Negeri Bululawang who take extracurricular amounts 40 students. Data analysis techniques in this study used percentages and chi-square test.Based on the results of the study that, students who take extracurricular sports with normal nutritional status have the percentage amounts 65 % of 20 students, meanwhile students who take extracurricular non-sports with normal nutritional status have the percentage amounts 80% of 20 students. According to the result of analysis using chi-square test, it is obtained score of asymp sig. amounts 0,288. Because of the score of asymp sig. (0,288) > alpha (0,05), so H0 is accepted and Ha is regected. Thus it can be concluded that there is no difference of nutrional status between the students who take extracurricular sports and students who take extracurricular non-sports.


Keywords : nutritional status, extracurricular


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.