HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI SISWA (Studi pada siswa kelas bawah SDN Bandung II Nganjuk)

MUNIF NUR HAIKAL

Abstract


Abstrak.


Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi. Dibedakan antara status gizi sangat kurus, kurus, normal, gemuk dan obesitas. Masalah gizi dipengaruhi oleh banyak faktor dan faktor tersebut saling terkait antara satu dengan yang lainnya. Pendidikan merupakan masalah utama dari penyebab masalah status gizi anak.


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan status gizi siswa SDN Bandung II Nganjuk, metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non experiment. Data status gizi didapat dari pengukuran indeks massa tubuh (IMT/U) dan data tingkat pendidikan orang tua di ambil dari administrasi sekolah. Subyek penelitian ini adalah orang tua dan siswa SDN Bandung II Nganjuk yang berjumlah 72 orang. Teknik analisis data menggunakan persentase, mean, standart deviasi dan koefisien krelasi gamma.


Hasil penelitian berdasarkan analisis data menggunakan koefisien korelasi gamma dengan menggunakan program SPSS 22 menunjukkan hasil value sebesar 0,81 dan sign 0,775 ini menunjukan bahwa sign (0,775) > alpha 0,05 yang berarti bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dengan status gizi siswa SDN Bandung II Nganjuk.


Kata Kunci : Pendidikan, Status Gizi


Abstract


Nutritional status is the state of the body as a result of food consumption and the use of nutrients. Distinguished between nutritional status is very thin, thin, normal, obese and over obese. Nutritional problems are influenced by many factors and these factors are related to each other. Education is a major issue of the cause of child nutritional status problems.


The purpose of this study to determine the corelation between parent education level with nutrition status of students SDN Bandung II Nganjuk, research methods using quantitative approach with non experiment method. Result nutrition status obtained from measurement of body mass index (BMI / Age) and result parent education level taken from school administration. The subjects of this study were parents and students of SDN Bandung II Nganjuk which amounted to 72 people. Data analysis tecniques use persenase, mean, standart deviasi, coefficient gamma corrrelatin.


The result of the research based on analysis data using coefficient gamma correlation by using SPSS 22 program showed value result 0,81 and sign 0,775 this show that sign (0,775)> alpha 0,05 meaning that H0 accepted and H1 rejected. Thus it can be concluded that there is no significant correlation between parent education level with nutrition status of students SDN Bandung II Nganjuk.


Keywords: Education, Nutrition Status


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.