Hubungan Kemampua Motorik Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pasing Sila Sepak Takraw

RISKIE TRI HANDAYANI

Abstract


Abstrak

Kemampuan motorik merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan individu secara keseluruhan dari sejak usia dini hingga dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan kemampuan motorik dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar passing sila sepak takraw pada siswa kelas Va dan Vb SDN Pademonegoro Sidoarjo. Hasil perhitungan spss, dapat diketahui bahwa kemampuan motorik tertinggi 119,84 dan terendah 93,25. Sedangkan rata-rata data kemampuan motorik 109,088 dengan standar deviasi 5.053. Hasil perhitungan spss ditemukan skor tertinggi pada motivasi belajar 139 dan skor terendah 100. Sedangkan rata-rata dari data motivasi belajar 116,2 dengan standar deviasi 8,957. Perhitungan spss, diketahui bahwa nilai tertinggi untuk hasil belajar pasing sila sepak takraw 80 dan nilai terendah 63, sedangkan rata-rata yang diperoleh dari hasil belajar 72,07 dengan standar deviasi 4,363. Berdasarkan hasil perhitungan spss, dapat diketahui bahwa data kemampuan motorik memiliki nilai sig 0,006. Data pada motivasi belajar memiliki nilai sig 0,103. Sedangkan, untuk data hasil beajar passing sila sepak takraw memiliki nilai sig 0,113. Hal tersebut dapat diketahui bahwa ketiga data yang diperoleh berdistribusi normal karena nilai signifikansinya >0,05. Berdasarkan nilai signifikansi F pada lampiran, dimana nilai signifikansi F 13,690>0,05, maka dapat diketahui bahwa antara variabel bebas kemampuan motorik dan motivasi belajar dengan variabel terikat hasil belajar passing sila sepak takraw dapat dirumuskan dalam suatu persamaan linear. Berdasarkan tabel 4.6 dapat diketahui bahwa, nilai R 0,453, Rsquare 0,205 dan nilai sig 0,001, berdasarkan pada nilai siga < 0,005 maka Ha diterima dan Ho di tolak, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan motorik dan hasil belajar passing sila sepak takraw, sedangkan pada motivasi belajar tidak terdapat hubungan dengan hasil belajar passing sila Sepak Takraw.

Kata kunci : Kemampuan motorik, motivasi belajar, passing sila, Sepak Takraw

Abstract

Motor Skills are one of the most important factors in individual growth from infancy to adulthood. Therefore, this research is conducted to find correlation between motor skills combined with students’ learning motivation and the inside kick competency of sepak takraw on grade Va and Vb students in SDN Pademonegoro Sidoarjo. SPSS calculation for the motor skills found that the highest value is 119,84 and the lowest is 93,25. Meanwhile, the mean is 109,88 with standard deviation of 5,053. SPSS calculation for the students’ learning motivation found that the highest value is 139 while the lowest is 100. Meanwhile, the mean is 116,2 with standard deviation of 8,957. SPSS calculation for the inside kick competency found that the highest value is 80 while the lowest is 63. Meanwhile, the mean is 72,07 with standard deviation of 4,363. SPSS calculation found the Sig. value for Motor Skills of 0,006, the Sig. value for learning motivation of 0,103. And the Sig. value for inside kick competency of 0,113. The three data collected above could distribute normally due to the Sig. value >0,05. Meanwhile, the f-value of 13,690>0,05. Indicates that independent variables (motor skills and learning motivation) and dependent variable (inside kick competency) could be formulated into linear equation. In addition, Tabel 4.6 indicates r value of 0,453, R-squared of 0,205, and Sig. value of 0,001. Furthermore, the alpha level of <0,005 indicates that the Ha is accepted as being true and The Null Ho is rejected. To summarize, the results from the data above indicate that there is a correlation between motor skills combined with students’ learning motivation and the inside kick competency of sepak takraw on grade Va and Vb students in SDN Pademonegoro Sidoarjo.

Keywords: Motor Skills, Learning Motivation, Inside Kick, Sepak Takraw







Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.