HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS SEDENTARY DENGAN STATUS GIZI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 3 SIDOARJO

RIZKI ADITYA ARMANDA

Abstract


Abstrak

Aktivitas sedentary bermakna kegiatan fisik yang dilakukan secara statis (duduk, berbaring) yang dilakukan bukan pada saat tidur (Kamus Inggris Indonesia). SMP Negeri 3 Sidoarjo memiliki visi untuk unggul menerapkan pelayanan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dengan cara pembelajaran menggunakan komputer, internet, dan smartphone. Pada saat peserta didik menggunakan komputer atau smartphone, mereka melakukan aktivitas sedentary. Aktivitas sedentary menjadi faktor penyebab beberapa penyakit seperti obesitas, defisiensi vitamin, kolesterol, kanker (Inyang dan Okey-Orji, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentary dengan status gizi, serta seberapa besar hubungan aktivitas sedentary dengan status gizi. Jenis penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dan desain penelitian korelasi. Pengambilan data aktivitas sedentary dengan menggunakan kuesioner aktivitas sedentary remaja yang mengadopsi dari Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). Sedangkan pengambilan data status gizi dengan mengukur berat badan dan tinggi badan, menghitung umur untuk mendapatkan nilai Indeks Massa Tubuh berdasarkan Umur (IMT/U). Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Berdasarkan perhitungan data korelasi gamma menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Science) dengan nilai signifikansi hitung 5%, menyatakan bahwa nilai signifikansi hitung lebih besar dari nilai signifikansi tabel (0,079 > 0,05), maka tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentary dengan status gizi peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Sidoarjo. 2) Hasil perhitungan sumbangan korelasi sebesar 0,187 yang menjelaskan bahwa besar sumbangan aktivitas sedentary dengan status gizi peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Sidoarjo dalam satuan persen adalah 18,7 %.

Kata kunci: Sedentary, Status Gizi, Peserta Didik.

Abstract

Sedentary activity is a physical activity which is done statically (sitting, laying), but it is not during sleep (English-Indonesian dictionary). Junior state high school of 3 Sidoarjo has a vision to apply learning service based on information and communication technology by using computer, internet, and smartphone. Sedentary activity happens when students using their computer or smartphone. There are many diseases are caused by sedentary activity, such as obesity, vitamin deficiency, cholesterol, and cancer (Inyang and Orji, 2015). The purpose of this research is to know the relationship between sedentary activity and nutrition status. This research is non-experimental and correlation design. The data collecting method for sedentary activity uses the questionnaire of adolescent sedentary activity that was adopted from Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). The data collecting method of nutrition status uses the measurement of body weight and ages in order to get the index of body mass (IMT/U). Based on the data calculation of gamma correlation from Statistical Package for the Social Science (SPSS), there are two results of this research. First, the significance value is 5% it means that the calculated significance is higher than table significance value (0,079>0,05). So, there is no significance relationship between sedentary activity and nutrition status of the seventh grade students in junior state high school of 3 Sidoarjo. Secondly, the correlation result is about 0,187. It means that there is about 18,7% of the sedentary activity contribution to nutrition status of the seventh grade in the junior state high school of 3 Sidoarjo.

Keywords: Sedentary, Nutritional Status, Student.










Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.