UPAYA KOMUNITAS KAMPOENG DOLANAN DALAM MENANAMKAN NILAI GOTONG ROYONG PADA ANAK MELALUI PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL

NURRADINDA D

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan komunitas Kampoeng Dolanan dalam menanamkan nilai gotong royong pada anak melalui pelestarian permainan tradisional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Dalam memilih informan menggunakan teknik snowball sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang dengan informan kunci founder komunitas Kampoeng Dolanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menanamkan nilai gotong royong pada anak komunitas Kampoeng Dolanan melakukan tiga upaya, yaitu mengenalkan, memainkan, dan melestarikan. Ketiga tahapan tersebut dilakukan dalam dua ruang lingkup yaitu Kelurahan Simokerto dan di luar Kelurahan Simokerto. Dalam Kelurahan Simokerto penanaman nilai gotong royong dilakukan melalui kegiatan dolan nang kampoeng, festival, dan lomba. Sedangkan, penanaman di luar Kelurahan Simokerto dilakukan melalui kegiatan sambang dalan, sambang kampoeng, dan sambang sekolah. Kendala yang diperoleh selama penanaman nilai gotong royong ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor  internal menyangkut status keanggotaan yang tidak mengikat. Faktor eksternal menyangkut akses yang sulit dijangkau, pola pikir masyarakat yang tertutup, dan waktu kegiatan yang terbatas.


Kata Kunci: gotong royong, permainan tradisional.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.