PENERAPAN KETERAMPILAN MOZAIK TERHADAP KEMAMPUAN PERHATIAN ANAK AUTIS

MARIA MULYA ANJALA, IMA KURROTUN AININ

Abstract


Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya hambatan dalam mempertahankan perhatian atau memusatkan perhatian pada anak autis. Autisme termasuk dalam gangguan perkembangan pervasive (pervasive developmental disorder) yang ditandai dengan distorsi perkembangan fungsi psikologis dasar majemuk yang salah satunya adalah perhatian. Tujuan penelitian ini adalah “untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan keterampilan mozaik terhadap kemampuan perhatian anak autis.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis eksperimen subjek tunggal atau single subject research (SSR) dengan desain A-B. Subyek dalam penelitian ini adalah satu siswa autis dengan karakteristik kurangnya kemampuan perhatian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Observasi digunakan untuk memperoleh gambaran kemampuan perhatian anak autis tanpa adanya perlakuan (baseline) dan dengan adanya perlakuan (intervensi). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis visual yang terdiri dari analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline (A) kemampuan perhatian terlama yang dapat dicapai anak dalam waktu 10 menit adalah 12,23 detik. Sedangkan pada fase intervensi (B) waktu yang dapat dicapai anak adalah 13,83 detik. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas pada fase baseline (A) setelah diberikan intervensi mengalami kecenderungan peningkatan pada fase intervensi (B). Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari penerapan keterampilan mozaik terhadap kemampuan perhatian anak autis di Yayasan Puri Mutiara Bunda sedati Sidoarjo.

Kata Kunci: Mozaik, perhatian, anak autis


Abstract

The research was based on the obstacle in maintaining attention or focusing on children with autism. Autism is a pervasive developmental disorder characterized by a distortion in the development of basic psychological functions, one of which is attention. Has been conducted of this research was to determine the presence or absence of the influence of mosaic skills on the ability of attention of children with autism in Yayasan Puri Mutiara Bunda Sedati Sidoarjo.

This research used quantitative approach and experimental research type Single Subject Research (SSR) with A-B design. Research subjects were one autistm student who had low attention skills. Data were collected by observation. Moreover, observations were used to obtain an overview of the autistic childs attention ability in the absence of treatment (baseline) and with treatment (intervention). Data analysis technique used was visual analysis consisting of visual analysis in condition and visual analysis between condition.

The results showed that in the baseline phase (A) the longest attention ability that can be achieved by child within 10 minutes is 12,23 seconds. While in the intervention phase (B) the time the child can reach is 13,38 seconds. This suggests that the stability in the baseline phase (A) after intervention has a tendency to increase in the intervention phase (B). So it can be concluded that there is influence of mosaic skills to ability of attention of autistic child in Yayasan Puri Mutiara Bunda Sedati Sidoarjo.

Keywords: mosaic, attention, children with autism


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.