Pengelolaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Berbasis Manajemen Pendidikan Nonformal di “Kampung Kue” Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya

RINAWATI RAFIAH

Abstract


Abstrak


 


Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kampung Kue  merupakan salah satu bidang yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomi masyarakat Rungkut Lor. UKM Kampung Kue membantu masyarakat khususnya ibu-ibu di Rungkut Lor dalam memberi pengetahuan membuat kue, dan berjualan kue. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan nonformal, faktor pendukung dan faktor penghambat di UKM Kampung Kue. Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat penelitian berada di Kelurahan Kalirungkut Kecamatan Rungkut Kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan simpulan. Setelah dianalisis data diuji keabsahannya dengan uji kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini UKM Kampung Kue telah menjalankan perencanaan dan penggerakan secara maksimal. Fungsi manajemen pendidikan nonformal yang dilakukan yaitu, (a) perencanaan dilakukan oleh ketua dengan mengidentifikasi masalah yang ada di UKM Kampung Kue, menentukan program tahunan, dan menyediakan kebutuhan kegiatan/program; (b) pengorganisasian di UKM Kampung Kue hanya dilakukan oleh ketua dan anggota yang melalukan kinerja sesuai peranannya, (c) penggerakan dilakukan oleh ketua dan mitra kerja melalui pelatihan, kunjungan ke rumah anggota dan pada saat berjualan, (d) penilaian, dapat dilihat bahwa masyarakat sekitar Rungkut Lor, pemerintah setempat mendukung adanya UKM Kampung Kue, anggota memiliki jiwa wirausahaan serta mampu berjualan secara profesional, dan produk kue menggunakan bahan alami tanpa pengawet buatan. Faktor pendukung adanya UKM Kampung Kue yaitu masyarakat sekitar, Kecamatan Rungkut, Kelurahan Kalirungkut, Disperindag, PT. Sampoerna, PT. Bogasari, dan berbagai universitas. Faktor penghambat kekurangan pengurus UKM Kampung Kue, kue tidak bisa tahan lama, sarana dan prasarana kurang memadai, cuaca yang tidak menentu sehingga menyulitkan aktivitas berjualan dan kegiatan rutin di UKM Kampung Kue.


 


Kata Kunci: Manajemen pendidikan nonformal, dan UKM


Refbacks

  • There are currently no refbacks.