PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS (TWO STAY TWO STRAY) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN MACAM-MACAM GERBANG DASAR RANGKAIAN LOGIKA DI SMKN 2 SURABAYA

ESRA WAHYU PRIHANTOYO

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung pada kompetensi dasar gerbang logika di SMK Negeri 2 Surabaya, (2) mengetahui bagaimana keterlaksanaan  pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) pada kompetensi dasar gerbang logika di SMKN 2 Surabaya.


Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen.Sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Eksperiment Design (nonequivalent control group design). Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran TSTS terhadap hasil belajar siswa.  


Berdasarkan hasil perhitungan uji-t pre-test menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 0.590 < ttabel sebesar 1.99 Dari hasil tersebut didapat bahwa nilai thitung < ttabel, sehingga dapat diartikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum diterapkan pembelajaran dengan model pembelajaran  yang berbeda. Dari hasil perhitungan uji-t post-test menunjukkan bahwa thitung sebesar 2.75 > ttabel sebesar 1.99. Sehingga hipotesis Ho ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran TSTS lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Dari hasil perhitungan keterlaksanaan diperoleh hasil perhitungan observasi pertemuan pertama adalah 76,8% termasuk dalam kriteria baik, observasi pertemuan ke 2 adalah 80,6% dalam kriteria baik. Jadi hasil observasi penelitian mendapat nilai rata-rata sebesar 78,7% dan dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil keterlaksanaan penelitian tersebut baik dan dapat terlaksana.


Kata Kunci : TSTS, Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar


 


Abstract


This research is aims to: (1) know the influence of used TSTS cooperative learning model giving better result to be compared with direct learning model on basic competence to apply various basic gate at SMKN 2 Surabaya, (2) know how perfomed learning by use TSTS cooperative learning model application in basic competence to apply various basic gate logic circuit in SMKN 2 Surabaya.


This research is using experiment research type. While this research design used Quasi Experimental Design method type. The data analysis used t-test to know the influence of using TSTS learning model to the student learning outcomes.


Based on arithmetic result on pre- test point out that tcount  value is 0.590 with significant value 0.227, meanwhile the amount of  t table  is 1.99 with significant value 0.05. By that result is gotten that the value of t count  < t table , so used to mean that has no distinctive significant before applied by learning with different learning model. By counting result on post-test  point out that result of    t-test one right side acquired value t count  is 2.75 > t table  is 1.99. So that Ho hypothesis is refused and H1 is accepted. Then the conclusion is student learning outcomes that using TSTS is better instead of that utilize direct learning model. By perfomed count result is gotten first meet observation count be 76,8% include in criterions well, second meet observation is 80,6% deep good criterions. Be due observation the research get average value amount of 78,7% and get to be concluded that average of performed research is good and gets performed.


Keywords : TSTS, direct learning model, learning outcome


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro