PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA YANG MEMILIKI KREATIVITAS BERBEDA PADA STANDAR KOMPETENSI MENERAPKAN DASAR-DASAR TEKNIK DIGITAL DI SMKN 7 SURABAYA

Fibria Lusy Ovinawati, J. A. Pramukantoro

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions), (2) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan siswa yang memiliki kreativitas rendah, dan (3) mengetahui adanya interaksi antara model pembelajaran yang digunakan dan kreativitas terhadap hasil belajar siswa.

Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan “Static Group Comparison”. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas X T.AV 1 sebagai kelas kontrol dan X T.AV 2 sebagai kelas eksperimen di SMK Negeri 7 Surabaya. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran berdasarkan masalah dan kooperatif tipe STAD, perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki kreativitas berbeda (tinggi dan rendah), serta untuk mengetahui adanya interaksi antara model pembelajaran yang digunakan dan kreativitas terhadap hasil belajar dilakukan uji hipotesis analisis varian (ANAVA) dua jalur .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. yaitu nilai uji-F= 11,067 dengan p-value 0,002, diketahui p-value lebih kecil dari α = 0,05; (2) Hasil belajar siswa yang memiliki tingkat kreativitas tinggi lebih baik dan berbeda secara signifikans dengan nilai uji-F = 8,065 dengan p-value = 0,006, diketahui p-value lebih kecil dari α = 0,05; dan (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas siswa, dengan nilai uji-F = 17,098 dan p-value = 0,000, diketahui p-value lebih kecil dari α = 0,05.

Kata Kunci    : Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah, model pembelajaran kooperatif tipe STAD,  kreativitas, dan hasil belajar.

 

Abstract

The study aims to: (1) find out differences student learning outcomes between problem-based learning and cooperative learning STAD (Student Teams-Achievement Divisions), (2) find out differences student learning outcomes between students who have high creativity and students who have low creativity, (3) find out the interaction between learning model and creativity of the student learning outcomes.

The study method used Quasi Experimental Design with Static Group Comparison Design. The subjects of this study were tenth grade students T.AV 1 as a control class and tenth grade students T.AV 2 as experimental class in SMKN 7 Surabaya. To find out the difference between student learning outcomes by using problem-based learning and cooperative learning STAD, the difference between student learning outcomes who have different creativity, and to find out the interaction between learning model and the creativity of the learning outcomes used hypothesis test analysis of variance (ANOVA) two factors.

The result of study were: (1) the student learning outcomes in problem-based learning model was high than the student learning outcomes in cooperative learning STAD, with the value of F-test was 11,067 and p-value 0,002, if known of p-value less than α = 0,05; (2) the student learning outcomes who have high level of creativity better and different significance to the value of F-test was 8,065 and p-value 0,006, if knowed of p-value less than α = 0,05; and (3) there were interaction between learning model and creativity, with the value of F-test was 17,098 and p-value 0,000, if known of p-value less than α = 0,05.

Keywords: Problem-based learning, cooperative learning STAD, creativity, and student learning outcomes.


Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro