PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL PADA MATA PELAJARAN PEREKAYASAAN SISTEM ANTENA KELAS XI TAV DI SMK NEGERI 2 SURABAYA

ADITIYA SUKMA RISKI

Abstract


Abstrak


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMK Negeri 2 Surabaya, bahwa terdapat permasalahan banyak siswa mendapat nilai dibawah KKM dan guru sering mengadakan remidi oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Langkah-langkah yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan R&D (research and development) dengan prosedur penelitian yang telah dimodifikasi menjadi 7 langkah meliputi: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk, (6) uji coba produk serta (7) analisis dan pelaporan. Subyek uji coba adalah siswa kelas XI TAV 3 di SMK Negeri 2 Surabaya. Desain uji coba produk yang digunakan adalah one shot case study. Kelayakan media pembelajaran ditinjau dari aspek kevalidan memperoleh hasil nilai rata-rata hasil rating seluruh validasi sebesar 84,84% dengan kategori sangat valid. Kelayakan media pembelajaran ditinjau dari aspek keefektifan memperoleh hasil sebagai berikut: (1) hasil belajar pengetahuan mendapatkan nilai thitung = 9,766 > ttabel = 1,83 dengan taraf signifikasi 0,05. Dengan demikian maka disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa lebih besar atau sama dengan KKM; (2) hasil belajar keterampilan mendapatkan nilai thitung = 11,192 > ttabel = 1,80 dengan taraf signifikasi 0,05. Dengan demikian maka disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa lebih besar atau sama dengan KKM. Kelayakan media pembelajaran ditinjau dari aspek kepraktisan dari pengisian angket respon sebanyak 33 siswa mendapatkan rata-rata 91% dan dikategorikan sangat praktis. Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dapat dinyatakan layak ditinjau dari aspek kevalidan, keefektifan dan kepraktisan.


Kata kunci: media pembelajaran, kevalidan, keefektifan, kepraktisan, adobe flash professional.


 


Abstract


This research is motivated by the observation result in SMK State 2 Surabaya, that there are problems many students get value under KKM and teachers often hold remidi because it is required of learning media which is expected to improve student learning result. The steps used in this research are R & D research and development with research procedures that have been modified into 7 steps including: (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) product validation, (5) product revision, (6) product trial and (7) analysis and reporting. The test subjects are students of class XI TAV 3 at SMK State 2 Surabaya. The product trial design is one shot case study. The feasibility of instructional media is reviewed from the aspect of validity and obtained the result of the average value of the whole validation rating of 84.84% with very valid category. The feasibility of instructional media is viewed from the aspect of the effectiveness of obtaining the following results: (1) the result of knowledge learning get tcount = 9,766> ttable = 1,83 with significance level 0,05. Thus it is concluded that the average of student learning outcomes is greater or equal to KKM; (2) result of skill learning get tcount = 11,192> ttable = 1,80 with level of significance 0,05. Thus it is concluded that the average of student learning outcomes is greater or equal to KKM. The feasibility of instructional media in terms of the practicality of the questionnaire filling response as much as 33 students get an average of 91% and is categorized as very practical. From the above explanation can be concluded that the developed learning media can be declared worthy of review from aspect of validity, effectiveness and practicality.


Keywords: learning media, validity, effectiveness, practicality, adobe flash professional.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro