PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN EVERYCIRCUIT PADA MATA PELAJARAN DLE (DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA) DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO

EKA YULIANA PRASETYA, WIRYANTO

Abstract


Abstrak

Penelitian yang telah dilakukan dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 2 Bojonegoro dengan hasil terdapat permasalah bahwa masih terdapat siswa yang mendapatkan hasil dibawah KHB yang mengharuskan dilakukannya kegiatan remidial pada mata pelajaran DLE. Disisi lain juga mendapatkan permasalah yaitu belum tersedianya buku penunjang sebagai bahan ajar khususnya modul pembelajaran, dalam kegiatan praktikum juga guru belum menggunakan simulator atau aplikasi rangkaian elektronika. Aplikasi EveryCircuit merupakan aplikasi yang cocok digunakan untuk menunjang kegiatan praktikum pada mata pelajaran DLE dan mengikuti perkembangan teknologi yaitu dapat dengan mudah diakses melalui smartphone secara online. Tujuan dari dilakukan penelitian ini ialah menghasilkan sebuah produk pembelajaran EveryCircuit untuk mata pelajaran DLE di SMK Negeri 2 Bojonegoro yang layak untuk digunakan yang ditentukan dengan tiga kriteria yaitu: 1) mengetahui kevalidan dari modul pembelajaran EveryCircuit, 2) mengetahui kepraktisan dari modul pembelajaran EveryCircuit, dan 3) mengetahui keefektifan modul pembelajaran EveryCircuit.

Langkah-langkah atau alur yang diterapkan dalam melaksanakan penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan prosedur penelitian yang telah dimodifikasi menjadi 7 langkah atau alur yaitu: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi produk, 5) revisi produk, 6) uji coba produk, dan 7) analisis dan pelaporan. Subjek uji coba pada penelitian pengembangan modul ini adalah siswa kelas X TEI SMK Negeri 2 Bojonegoro. Desain uji coba produk yang digunakan pada penelitian pengembangan modul adalah one-shoot case study.

Kelayakan modul pembelajaran ditentukan oleh 3 kriteria yaitu kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Pada aspek kevalidan nilai rata-rata dari hasil rating validasi sebesar 85,85% dan dikategorikan sangat valid. Pada aspek kepraktisan ditinjau dari respon siswa dengan pengisian angket oleh 36 siswa mendapatkan rata-rata dari hasil rating respon siswa sebesar 87,2% dan dikategorikan sangat praktis. Pada aspek keefektifan ditinjau dari hasil akhir belajar siswa meliputi kognitif dan psikomotor mendapatkan nilai rata-rata sebesar 87 dimana nilai rata-rata melebihi nilai KHB.

Kata Kunci: modul pembelajaran, kevalidan, kepraktisan, keefektifan, everycircuit.

Abstract

This research that has been done is based on the results of observations at SMK Negeri 2 Bojonegoro with the results that there was a problem that there were still students who got results under the KHB which required the conduct of remedial activities on DLE. On the other side, there is also a problem, namely the unavailability of supporting books as teaching materials, especially learning modules. In the practical activities, teachers also have not used simulators or electronic circuit applications. EveryCircuit application is an application that is suitable to be used to support practical activities on DLE subjects and keep up with technological developments which can be easily accessed via smartphones online. The purpose of this research is to produce an EveryCircuit learning product for DLE subjects at Bojonegoro 2 Vocational High School that is feasible to use which is determined by three criteria: 1) knowing the validity of the EveryCircuit learning module, 2) knowing the practicality of the EveryCircuit learning module, and 3) knowing the effectiveness of the EveryCircuit learning module. The steps or paths used in this study are Research and Development (R & D) with research procedures that have been modified into 7 steps,, namely: 1) potential and problems, 2) data collecting, 3) product design, 4) product validation, 5) product revision , 6) product trial, and 7) analysis and reporting. The test subjects in this study were class X TEI SMK Negeri 2 Bojonegoro. The product trial design used is a one-shoot case study.

The feasibility of the learning module is determined by 3 criteria, namely validity, practicality, and effectiveness. On the validity aspect the average value of the validation rating is 85.85% and is categorized as very valid. In the aspect of practicality in terms of student responses by filling out questionnaires by 36 students getting an average of the student response rating of 87.2% and categorized as very practical. In terms of effectiveness in terms of student learning outcomes including cognitive and psychomotor get an average value of 87 where the average value exceeds the KHB value.

Keywords: learning module, validity, practicaly, effectiveness, everycircuit.








Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro