SURVEI TINGKAT KEMAMPUAN DAYA TAHAN AEROBIK  DAN ANAEROBIK PADA SEKOLAH SEPAKBOLA TRIPLE’S KU 13-14 DI KEDIRI

AHMAD SUHADAK

Abstract


Permainan sepakbola adalah cabang olahraga permainan beregu atau permainan tim dan sepakbola merupakan jenis permainan yang membutuhkan kondisi fisik yang prima, maka suatu kesebelasan yang baik, kuat, tangguh ialah tim yang terdiri atas pemain-pemain yang mampu melakukan permainan yang kompak artinya mempunyai kerja tim yang baik. Pada olahraga sepakbola sistem energi yang digunakan adalah daya tahan aerobik dan daya tahan anerobik. Sehingga kualitas daya tahan perlu dimiliki oleh setiap pemain sepakbola dalam menghadapi setiap pertandingan. sistem energi dalam permainan sepakbola 10,1 % adalah energi ATP - PCr, 19,5 % adalah aerobic (carbohydrate) dan anaerobic glycolysis , 70,4 % adalah aerobic metabolism dan lemak. Dilihat aktivitas dan permainan sepakbola selama 2 x 45 menit, jelas mengunakan sistem energi  aerobik dan anaerobik. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemapuan daya tahan aerobik dan  kemapuan daya tahan anaerobik. Sasaran penelitian ini adalah ssb triple’s yang berusia 13-14 tahun dan berjumlah 20 orang. metode penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan Instrument yang digunakan penelitian adalah Running Anaerobic Sprint Test (RAST) untuk  pengambilan data daya tahan anaerobik dan Multistage Fitness Test (MFT) untuk daya tahan aerobik. Hasil prosentase dari daya tahan aerobik sebanyak 3 orang katagori sangat kurang, 6 orang katagori kurang, 8 orang katagori cukup, 3 orang katagor baik. Sedangkan dari daya tahan anaerobik sebanyak 8 orang katagori baik, 6 orang katagori cukup, 3 orang katagori sangat kurang. Dari hasil deskripsi untuk variabel daya tahan anaerobik mean 5.9900, standart deviasi 0.39497. Sedangkan Dari hasil deskripsi untuk variabel daya tahan aerobik diperoleh mean 39.9000, standart deviasi 4.73609.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.