KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT PERAS TANGAN DAN ANTISIPASI REAKSI TERHADAP PASSING SAMPING DALAM PERMAINAN BOLATANGAN

M. HISYAM SHIDQI

Abstract


Permainan bolatangan sudah berkembang menjadi cabang olahraga yang mulai digemari oleh masyarakat Indonesia terutama di khalangan mahasiswa dan pelajar. Kejuaraan Bolatangan Pelajar, KEJURBAR di Jawa Barat, dan KEJURNAS. Untuk dapat bermain bolatangan dengan mahir dan profesional harus dapat menguasai teknik-teknik dasar dalam permainan bolatangan. Teknik-teknik dasar permainan bolatangan meliputi:1. Dribbling, 2. Melangkah, 3. Shooting, 4. Passing. Untuk mencapai keberhasilan dalam melakukan passing, faktor yang mempengaruhi akurasi sebuah passing dengan faktor-faktor tersebut seseorang bisa dengan mudah mengarahkan bola ke teman dengan akurat.


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi: seberapa besar kontribusi kekuatan Otot peras tangan dan antisipasi reaksi terhadap ketepatan passing samping bolatangan, baik secara individual maupun secara serentak (bersama-sama). Sasaran penelitian ini adalah atlet bolatangan putra Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 15 orang. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik deskriptif analisis korelasional, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan Otot peras tangan,  antisipasi reaksi, dan passing samping.


Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) kontribusi kekuatan Otot peras tangan terhadap ketepatan Passing samping dalam permainan bolatangan dengan mempunyai korelasi sebesar 0,619 dengan determinasi sebesar 38,31%. (2) Kontribusi antisipasi reaksi (X2) terhadap ketepatan passing samping (Y) sebesar -0,525 dengan determinasi sebesar 27,6%. (3) Kontribusi variabel kekuatan Otot peras tangan (X1) dan antisipasi reaksi (X2) secara bersama-sama terhadap ketepatan passing samping (Y) adalah 50,98%. Hasil uji F menyatakan bahwa nilai Fhitung (6,24) > Ftabel (6,93). Hal ini dapat dikatakan terdapat kontribusi yang signifikan antara variabel kekuatan Otot peras tangan, kekuatan otot lengan, dan antisipasi reaksi secara bersama-sama (simultan) terhadap keteparan passing samping bolatangan, jadi penelitian ini tidak dapat diberlakukan ke populasi.


Kata Kunci: Peras Tangan, Lengan, Antisipasi Reaksi, Ketepatan Passing.


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.