KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT LENGAN, OTOT PERUT, OTOT KAKI, DAN POWER KAKI TERHADAP JUMPING SMASH PADA BULUTANGKIS

TAYS RONA LEGEAYEM

Abstract


Salah satu teknik keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pemain bulutangkis adalah teknik pukulan, terutama dalam hal ini adalah pukulan jump smash. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pukulan jump smash adalah jenis pukulan smash yang dilakukan sambil meloncat dan merupakan salah satu teknik pukulan penyerangan kepada lawan dan juga merupakan ”senjata” untuk mematikan lawan. Kemampuan jump smash sangat baik untuk dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis karena merupakan sebuah senjata serangan yang paling ampuh bagi lawan-lawanya. Beberapa hal yang berkaitan dengan kemampuan pukulan jumping smash diantaranya adalah faktor kekuatan yang meliputi:  kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, dan kekuatan otot kaki. Selain itu faktor power kaki juga merupakan komponen fisik yang mempunyai kaitan erat dengan jumping smash. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi: seberapa besar kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot kaki, dan power kaki terhadap jumping smash, baik secara individual maupun secara serentak (bersama-sama). Sasaran penelitian ini adalah pemain bulutangkis putra UKM BULUTANGKIS UNESA yang berjumlah 10 orang. Metode dalam analisa ini menggunakan analisa korelasional, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot kaki, power kaki, dan pukulan jumping smash.


Kesimpulan : (1) Kekuatan otot lengan secara individual memberikan kontribusi sebesar 51,7% terhadap jumping smash. Nilai rhitung (0,719) > rtabel (0,632). Jadi terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap jumping smash. (2) Kekuatan otot perut secara individual memberikan kontribusi sebesar 30,1% terhadap jumping smash. Nilai rhitung (0,548) < rtabel (0,632). Jadi tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot perut terhadap jumping smash.. (3) Kekuatan otot kaki secara individual memberikan kontribusi sebesar 35,6% terhadap jumping smash. Nilai rhitung (0,597) < rtabel (0,632). Jadi tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot kaki terhadap jumping smash. (4) Power kaki secara individual memberikan kontribusi sebesar 68,7% terhadap jumping smash. Nilai rhitung (0,829) > rtabel (0,632). Jadi terdapat kontribusi yang signifikan antara power kaki terhadap jumping smash. (5) Kekuatan otot lengan, perut, kaki, dan power kaki secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 89,9% terhadap jumping smash. Nilai Fhitung (11,148) > Ftabel (5,19). Jadi terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot lengan, perut, kaki, dan power kaki secara bersama-sama terhadap jumping smash.


Kata Kunci:          Kekuatan, Otot, Lengan, Perut, Kaki, Power, Jumping Smash


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.