PENGARUH LATIHAN DENGAN MENGGUNAKAN PARASUT TERHADAP KECEPATAN LARI 60 M (STUDI EKSTRAKULIKULER ATLETIK SMP DR. SEOTOMO, USIA 13-15 TAHUN)

MOH.ALI RIDHO

Abstract


Latihan adalah proses di mana seorang atlet dipersiapkan untuk performa tertinggi. Tujuan latihan adalah untuk meningkatkan kemampuan atlet dan bekerja kapasitas untuk Optimize kinerja atlet. Parasut (speed chute) adalah alat olahraga yang memungkinkan untuk memaksimalkan akselerasi dan kecepatan akhir melalui perlawanan progresif dan latihan dengan kecepatan lebih jauh. Perlawanan memungkinkan Anda untuk memperbaiki panjang dan frekuensi langkah. Tujuan Latihan Parasut adalah meningkatkan kekuatan dan kekuatan berlari dan memperbaiki panjang langkah, tingkatkan panjang langkah awal dan balik pada kecepatan tinggi meningkatkan kecepatan awal dan transisi ke kecepatan tertinggi.


Kecepatan merupakan salah satu komponen biomotor yang diperlukan dalam setiap cabang olahraga. Kecepatan sebagai hasil perpaduan dari panjang ayunan tungkai dan jumlah langka. Kecepatan dipengaruhi oleh teknik gerak yang dilakukan, sehingga fungsi dari teknik adalah untuk memperbanyak frekuensi gerak dan mempercepat waktu reaksi. Lari sprint (cepat) adalah lari dimana atlet harus menempuh jarak dengan kecepatan maksimal mungkin. lari sprint 60 m adalah lari yang diusahakan atau dilakukan dengan secepat-cepatnya (kecepatan maksimal) mulai dari start sampai finish dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk menempuh jarak 60 m menggunakan kecepan maksimal.


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 oktober 2017 pengambilan pre-test dan pengambilan post-test pada tanggal 6 desember 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Atletik Koni Jatim.


Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya , maka hasil dari penelitian ini adalah (1) Hasil rata-rata pre-test 10,3941 dengan prosentase 50% dan hasil rata-rata post-test 10,2771 dengan prosentase 50%. (2) Hasil rata-rata pre-test 10,32 post-test 10,17 kelompok treatment. (3) Hasil rata-rata pre-test 10,46 post-test 10,37 kelompok kontrol. (4) Hasil peningkatan kelompok treatment adalah 0,15, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,90. (5) Ada tidaknya peningkatan dari pre-test post-test adalah 1,1 %. (6) Hasil uji t atau Thitung adalah 2,12197952. Kesimpulanya adalah ada pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m yang cukup antara kelompok treatment dan kelompok kontrol pada anggota ekstrakulikuler atletik SMP Dr. Soetomo Surabaya.


Kata Kunci: Latihan, Parasut (Speed Chute), Kecepatan, Lari 60 m



Latihan adalah proses di mana seorang atlet dipersiapkan untuk performa tertinggi. Tujuan latihan adalah untuk meningkatkan kemampuan atlet dan bekerja kapasitas untuk Optimize kinerja atlet. Parasut (speed chute) adalah alat olahraga yang memungkinkan untuk memaksimalkan akselerasi dan kecepatan akhir melalui perlawanan progresif dan latihan dengan kecepatan lebih jauh. Perlawanan memungkinkan Anda untuk memperbaiki panjang dan frekuensi langkah. Tujuan Latihan Parasut adalah meningkatkan kekuatan dan kekuatan berlari dan memperbaiki panjang langkah, tingkatkan panjang langkah awal dan balik pada kecepatan tinggi meningkatkan kecepatan awal dan transisi ke kecepatan tertinggi.
Kecepatan merupakan salah satu komponen biomotor yang diperlukan dalam setiap cabang olahraga. Kecepatan sebagai hasil perpaduan dari panjang ayunan tungkai dan jumlah langka. Kecepatan dipengaruhi oleh teknik gerak yang dilakukan, sehingga fungsi dari teknik adalah untuk memperbanyak frekuensi gerak dan mempercepat waktu reaksi. Lari sprint (cepat) adalah lari dimana atlet harus menempuh jarak dengan kecepatan maksimal mungkin. lari sprint 60 m adalah lari yang diusahakan atau dilakukan dengan secepat-cepatnya (kecepatan maksimal) mulai dari start sampai finish dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk menempuh jarak 60 m menggunakan kecepan maksimal.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 oktober 2017 pengambilan pre-test dan pengambilan post-test pada tanggal 6 desember 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Atletik Koni Jatim.
            Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya , maka hasil dari penelitian ini adalah (1) Hasil rata-rata pre-test 10,3941 dengan prosentase 50% dan hasil rata-rata post-test 10,2771 dengan prosentase 50%. (2) Hasil rata-rata pre-test 10,32 post-test 10,17 kelompok treatment. (3) Hasil rata-rata pre-test 10,46 post-test 10,37 kelompok kontrol. (4) Hasil peningkatan kelompok treatment adalah 0,15, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,90. (5) Ada tidaknya peningkatan dari pre-test post-test adalah 1,1 %. (6) Hasil uji t atau Thitung adalah 2,12197952. Kesimpulanya adalah ada pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m yang cukup antara kelompok treatment dan kelompok kontrol pada anggota ekstrakulikuler atletik SMP Dr. Soetomo Surabaya.

Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.