ANALISIS KONDISI FISIK ATLET BULUTANGKIS PUTRA USIA 16 – 18 TAHUN KEJURPROV JATIM

Nugraha Dendi Saputra, Mochamad Purnomo

Abstract


Atlet bulutangkis membutuhkan kondisi fisik yang maksimal sesuai dengan faktor – faktor fisik yang telah di latih. Dalam penelitian ini, saya meneliti berbagai parameter kondisi fisik 10 pemain bulutangkis putra usia 16 – 18 tahun yang telah masuk dalam kejuaraan provinsi Jawa Timur dan sebagai bagian dari tolak ukur pelatihan fisik mereka selama beberapa tahun.

Metode analisa ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Dalam setiap olahraga ada tuntutan kondisi fisik yang berbeda. Setelah diukur dengan beberapa alat kadang hasil yang didapat tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Untuk itu setiap atlet sebelum atau sesudah latihan fisik harus bisa menjaga pola hidup mereka seperti dalam pola makan, istirahat dll. Dan pelatih juga harus bisa memotivasi ketika atlet sedang berlatih dengan tujuan agar mereka bisa mendapatkan semangat dalam mengatur pola hidup mereka di rumah.

Proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes power lengan, power kaki, kecepatan, agility, flexibility, Vo2 Max, dan volume paru – paru. Setelah di teliti dapat disimpulkan : bahwa pada  power lengan 4 atlet (40%) masuk dalam kategori sedang, power kaki 5 atlet (50%) masuk dalam kategori sedang, kecepatan 6 atlet (60%) masuk dalam kategori baik, agility 3 atlet (30%) masuk dalam kategori kurang, flexibility 5 atlet (50%) masuk dalam kategori baik, Vo2 Max 3 atlet (30%) masuk dalam kategori baik, dan pada volume paru – paru 6 atlet (60%) masuk dalam kategori baik sekali.

Full Text: XML

Refbacks

  • There are currently no refbacks.