PENGARUH LATIHAN DROP JUMP DAN HALF SQUAT JUMP TERHADAP PENINGKATAN POWER TUNGKAI

ALISHA FIRMA DHITA, MOCHAMAD PURNOMO

Abstract


Plyometric merupakan jenis latihan yang menggunakan stretch shortening cycle dari musculotendonius yang menggunakan otot eccentric dilanjutkan dengan concentric. Plyometric sering disebut dengan stretch shortening drills, stretch strengthening drills atau reactive neuromuscular, dalam latihan plyometric membutuhkan latihan strength dan power dengan kecepatan dalam latihan. Dalam penelitian ini model latihan plyometric yang digunakan yaitu drop jump dan half squat jump.

Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengetahui berapa persentase pengaruh latihan drop jump terhadap peningkatan power tungkai, berapa persentase pengaruh latihan half squat jump terhadap peningkatan power tungkai, dan mengetahui latihan manakah yang lebih baik antara latihan drop jump dan half squat jump terhadap power tungkai.

Metode penelitian ini adalah penelitian kategori kuantitatif dengan metode eksperimen semu, dikarenakan ada hubungan sebab akibat antara 2 variabel namun tidak menggunakan kelompok kontrol. Pendekatan penelitian ini menggunakan desain two group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan adalah 30 siswa putra kelas X SMAN 17 Surabaya yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan teknik ordinal pairing berdasarkan hasil pretest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes vertical jump dengan alat Jump MD untuk mengetahui power tungkai dari masing-masing sampel. Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali latihan dalam seminggu.

Hasil penelitian drop jump berdasarkan hasil paired sample test sig. (2-tailed) 0,000 ˂ 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan hasil latihan drop jump terhadap power tungkai, sedangkan hasil persentase peningkatan power tungkai latihan drop jump sebesar 27,75%. Hasil penelitian half squat jump berdasarkan paired sample test sig. (2-tailed) 0,000 ˂ 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil latihan half squat jump terhadap power tungkai, sedangkan hasil persentase peningkatan power tungkai latihan half squat jump sebesar 9,93%. Terdapat perbedaan antara drop jump dan half squat jump berdasarkan hasil uji t independent sampel didapatkan hasil sig (2-tailed) 0,047 ˂ 0,05. Kesimpulan latihan yang lebih baik antara drop jump dan half squat jump adalah latihan drop jump.

Kata kunci : pengaruh , latihan drop jump, latihan half squat jump, power tungkai






Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.