PERBANDINGAN METODE HYDROTHERAPY COLD WATER IMMERSION (CRYOTHERAPY) DENGAN SPORT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PASCA CIRCUIT TRAINING

MUCHAMMAD TSAQIF ARDANI KURNIAWAN, AGHUS SIFAQ

Abstract


Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada penurunan kadar asam laktat yang signifikan pasca circuit training melalui metode cryotherapy, serta mengetahui apakah ada penurunan kadar asam laktat yang signifikan pasca circuit training melalui metode sport massage, dan mengungkap apakah terdapat perbedaan yang signifikan diantara kedua metode pemulihan tersebut.

Jenis peneltitan ini adalah penelitian kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Pendekatan yang digunakan ini adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design terhadap 9 mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga dengan teknik menggunakan nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Accutrend Lactacid .

Hasil penelitian yang di peroleh adalah terdapat penurunan kadar asam laktat yang signifikan dengan nilai rata-rata pre-test 8,01 mMol/L pasca circuit training melalui metode pemulihan cryotherapy, pada akhir nilai post-test dengan rata-rata 3,36 mMol/L. Terdapat penurunan yang signifikan juga pada metode pemulihan sport massage dengan nilai pre-test 7,26 mMol/L dan nilai post-test sebesar 3.28 mMol/L. Dari data tersebut dapat disimpulkan kedua metode pemulihan tersebut sama-sama berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar asam laktat dalam darah. Tetapi rata-rata penurunan kadar asam lakat pada metode pemulihan cryotherapy lebih unggul 0,68 mMol/L dari metode pemulihan sport massage, yang berarti metode pemulihan hydrotherapy cold water immersion (cryotherapy) lebih efektif dalam menurunkan kadar asam laktat.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.