PERBANDINGAN ANTROPOMETRI ATLET GULAT GAYA BEBAS DAN GAYA GREGO PUSLATDA JAWA TIMUR

IMAM PRAYOGO, TUTUR JATMIKO

Abstract


PERBANDINGAN ANTROPOMETRI ATLET GULAT GAYA BEBAS DAN GAYA GREGO ROMAN PUSLATDA JAWA TIMUR

IMAM PRAYOGO

Mahasiswa S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya E-Mail : bonjol928@gmail.com

TUTUR JATMIKO, S.Pd., M.Kes.

Dosen S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya E-Mail:

Abstrak

Di zaman modern banyak orang yang tertarik dengan olahraga. karena disamping olahraga dapat menyenangkan dan dapat menghilangkan stres. olahraga juga dapat menyehatkan tubun dan tubuh menjadi bugar. banyak macam olahraga yang populer di zaman sekarang seperti olahraga permainan, individu, beladiri, aquatik, dan lintasan.

Dalam dunia olahraga dikenal dengan beberapa cabang olahraga beladiri salah satunya adalah gulat, cabang olahraga yang dilengkapi dengan peraturan dan dipatuhi oleh pesertanya. Olahraga gulat memiliki beberapa macam kategori teknik yaitu: teknik-teknik tangkapan, teknik bantingan, dan teknik gulungan. Dalam olahraga gulat terdapat dua kategori gaya bertanding yaitu gaya bebas dan gaya grego. Dalam olahraga gulat ada beberapa faktor pendukung kesuksesan atlet salah satunya adalah antropometri, Antropometri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi tubuh manusia (ukuran, berat, volume, dan panjang) dan karakteristik khusus dari tubuh seperti ruang gerak. Antropometeri yang diteliti meliputi massa otot lengan, massa otot kaki, massa lemak, tinggi badan dan berat badan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan memperoleh data skunder dari KONI Jawa Timur pada PON Jawa Barat 2016. Rata-rata massa otot lengan kanan atlet gulat gaya bebas 2,06 dan atlet gulat gaya grego 2,06 , rata-rata massa otot lengan kiri atlet gulat gaya bebas 2,04 dan atlet gulat gaya grego 1,94 maka atlet gulat gaya bebas lebih baik dari pada gaya grego dengan selisih 0,12, rata-rata massa otot kaki kanan atlet gulat gaya bebas 6,26 dan gaya grego 6,02 maka massa otot kaki kanan gulat gaya bebas lebih kuat dari pada gaya grego dengan selisih 0,24, rata-rata massa otot kaki kiri atlet gulat gaya bebas 6,26 dan gulat gaya grego 5,84 maka massa otot kaki kiri atlet gulat gaya bebas lebih kuat dari gaya grego dengan selisih 0,42, rata-rata massa lemak atlet gulat gaya bebas 6,69 kg dan gaya grego 8,71 maka massa lemak atlet gulat gaya bebas lebih rendah dari pada atlet gulat gaya grego dengan selisih 2,02, rata-rata tinggi badan atlet gulat gaya bebas 1,68 dan gaya grego 1,66 maka atlet gaya bebas memiliki rata-rata lebih tinggi dengan selisih 0,02, rata-rata berat badan atlet gulat gaya bebas 71,57dan gaya grego 70,86 maka atltet gulat gaya bebas lebih berat dari faya frefo dengan selisih 0,71, rata-rata indeks massa tubuh atlet gulat gaya bebas 25,16 dan gaya grego 25,37 maka atlet gulat gaya bebas lebih rendah dari atlet gulat gaya grego dengan selisih 0,21. Hasil pengolahan data yang diperoleh dari KONI Jawa Timur bahwa semua hasil yang diperoleh atlet gulat gaya bebas lebih baik dari pada massa otot atlet gulat gaya grego.

Kata kunci: gulat,gaya bertanding, antropometri

Abstract

In modern times many people are interested in sports. because besides exercise can be fun and can relieve stress. exercise can also be healthy for the body and the body becomes fit. many types of sports are popular in the present era such as sports, individual, martial arts, aquatics, and trajectory.

In the world of sports known as a number of martial arts sports, one of them is wrestling, a sport that is equipped with regulations and obeyed by its participants. Wrestling sports have several categories of techniques, namely: catching techniques, kickback techniques, and roll techniques. In wrestling there are two categories of competing styles, namely freestyle and grego style. In wrestling sports there are several supporting factors for athlete success, one of which is anthropometry, Anthropometry is the study of measurements of human body dimensions (size, weight, volume, and length) and special characteristics of the body such as space. The anthropometry studied included arm muscle mass, leg muscle mass, fat mass, height and weight. This research uses quantitative descriptive method by obtaining secondary data from KONI East Java in West Java PON 2016. Average muscle mass of freestyle athlete wrestling right arm 2.06 and grego style wrestling athlete 2.06, average left arm muscle mass freestyle wrestling athletes 2.04 and grego style wrestling athletes 1.94 then freestyle wrestling athletes are better than grego style with a difference of 0.12, the average freestyle athlete wrestling 6.43 muscle mass and grego 6 style , 02 the freestyle wrestling right leg muscle mass is stronger than the grego style with a difference of 0.24, the average muscle mass of the left leg wrestling athlete of the freestyle 6.26 and grego style wrestling 5.84, the muscle mass of the wrestling athletes left leg freestyle is stronger than grego style with a difference of 0.42, the average fat mass of freestyle wrestling athlete 6.69 kg and grego style 8.71, the fat mass of freestyle wrestling athletes is lower than grego style wrestling athletes with a difference of 2 , 02, the average freestyle wrestling athlete height is 1.68 and g if the grego is 1.66, the freestyle athlete has a higher average of 0.02 difference, the average freestyle athlete body weight 71.57 and the grego style 70.86, then the freestyle wrestling weight is heavier than the frefo mode with the difference 0.71, the average body mass index of freestyle wrestling athletes 25.16 and grego style 25.37, freestyle wrestling athletes are lower than grego style wrestling athletes with a difference of 0.21. The results of processing data obtained from KONI East Java that all the results obtained by freestyle wrestling athletes were better than the grego style wrestling athletes muscle mass.

Keywords: wrestling, competing style, anthropometry.








Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.