PENGARUH LATIHAN HIIT (HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING) DAN CONTINUOUS RUNNING TERHADAP PERUBAHAN DENYUT NADI BASAL DAN VO2MAX PADA MAHASISWA AKTIF NON-ATLET

GHANA BRASTANGKARA, TUTUR JATMIKO

Abstract


ABSTRAK

PENGARUH LATIHAN HIIT (HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING) DAN CONTINUOUS RUN TERHADAP PERUBAHAN DENYUT NADI BASAL DAN VO2MAX PADA MAHASISWA AKTIF NON-ATLET

Nama : Ghana Brastangkara

Nim : 15060474093

Program Studi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Jurusan : Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Fakultas : Ilmu Olahraga

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Tutur Jatmiko, S.Pd., M.Kes.

Latihan kondisi fisik yang teratur dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan meningkatkan unsur fisiologis dalam tubuh karena latihan fisik mengunakan serta bergantung pada intensitas, durasi dan frekuensi untuk melakukan suatu latihan sehingga dengan demikian memungkinkan manusia untuk mencapai prestasi dan tingkat kebugaran yang baik dan prima. Dalam pelatihan fisik banyak metode dan bentuk-bentuk latihan serta pola dalam latihan yang dapat digunakan tergantung dari tujuan latihan tersebut.

Metode latihan kondisi fisik yang dapat meningkatkan kemampuan fisik, dan meningkatkan kebugaran yaitu dengan latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan latihan Continuous running dimana latihan tersebut sama sama meningkatkan daya tahan akan tetapi dengan metode yang berbeda. Dalam penelitian ini penulis mencoba untuk mengunakan metode latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan Contiunous Running yang dimana latihan ini dilakukan dalam waktu yang sama namun dengan intensitas yang berbeda. Di dalam penelitian ini penulis mencoba untuk menggunakan inovasi dan ingin mengetahui seberapa efektifitasnya latihan HIIT dan Contiunous Running ini dalam perubahan Denyut Nadi Basal dan VO2Max.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui apakah ada pengaruh latihan HIIT (High Intensity Interval Training) terhadap Perubahan Denyut Nadi Basal pada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada pengaruh latihan HIIT (High Intensity Interval Training) terhadap perubahan VO2Max pada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada pengaruh latihan Contiunous Running terhadap perubahan Denyut Nadi Basal pada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada pengaruh latihan Continuous Running terhadap perubahan VO2Max pada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada perbedaan latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan Continuous Running terhadap perubahan Denyut Nadi Basal pada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada perbedaan latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan Continuous Running terhadap Perubahan VO2Maxpada mahasiswa aktif Non-atlet. Untuk Mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan Contiunous Running terhadap perubahan Denyut Nadi Basal dan VO2Max pada mahasiswa aktif non-atlet.

Hasil analisa yang didapat bahwa kelompok HIIT memiliki rata-rata usia 20 tahun. dengan tinggi badan rata-rata 2.78 M². dan berat badan rata-rata 58,48 Kg. untuk IMT subjek penelitian rata-rata memiliki IMT sebesar 21.11 (Kg/M²) dimana menunjukkan bahwa subjek penelitian termasuk dalam kategori normal. Begitupun pada perlakuan treadment pada kelompok HIIT memiliki perubahan pada denyut nadi basal dengan persentase sebesar 10.04% dan VO2Max dengan persentase sebesar 7.26%. Pada kelompok B atau Continuous Run memiliki rata-rata usia 20 tahun. dengan tinggi badan rata-rata 2.78 M². dan berat badan rata-rata 60,18 Kg. untuk IMT subjek penelitian rata-rata memiliki IMT sebesar 21.65 (Kg/M²) dimana menunjukkan bahwa subjek penelitian termasuk dalam kategori normal. Begitupun pada perlakuan treadment pada kelompok Continuous Run ini memiliki perubahan pada denyut nadi basal dengan persentase sebesar 7.73% dan VO2Max dengan persentase sebesar 6.56%.

Kata Kunci: Latihan, HIIT (High Intensity Interval Training), Continuous Running, Denyut Nadi Basal, VO2Max.

ABSTRACT

THE EFFECT OF HIIT (HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING) AND CONTINUOUS RUN EXERCISE ON CHANGES IN NAL BASAL AND VO2MAX TESTS IN NON-ATLET ACTIVE STUDENTS

Name : Ghana Brastangkara

Nim : 15060474093

Study Program : S-1 Sports Coaching Education

Department : Sports Coaching Education

Faculty : Science Sports

Name of Institution : Surabaya State University

Advisor : Tutur Jatmiko, S.Pd., M.Kes.

Regular physical condition training can improve physical fitness and increase physiological elements in the body because physical exercise uses and depends on the intensity, duration and frequency of doing an exercise so as to enable humans to achieve good and excellent levels of fitness. In physical training many methods and forms of training and patterns in the exercises that can be used depend on the purpose of the exercise.

One method of exercising physical conditions that can improve physical abilities, and improve fitness is by training HIIT (High Intensity Interval Training) and Continuous running exercises where the exercises together increase endurance but with different methods. In this study the author tries to use the HIIT (High Intensity Interval Training) and Continuous Runningmethods trainingin which this exercise is carried out at the same time but with different intensities. In this study the author tries to use innovation and wants to know how effective HIIT and Contourunous Running exercises are in changes in Basal Pulse and VO2Max.

The purpose of this study is to determine whether there is an effect of HIIT (High Intensity Interval Trainingtraining)on Changes in Basal Pulse in active Non-athlete students. To find out whether there is an effect of HIIT (High Intensity Interval Training) changes in exercisesVO2Max onin active non-athlete students. To find out whether there is an effect of theexercise Contextual Running on changes in Basal Pulse in active Non-athlete students. To find out whether there is an effect ofexercises Continuous Running on changes in VO2Max in active non-athlete students. To find out whether there are differences inexercises HIIT (High Intensity Interval Training) and Continuous Running on changes in Basal Pulse in active Non-athlete students. To find out whether there are differences in HIIT (High Intensity Interval Training) and Continuous Runningagainst Changes in exercisesVO2Maxin active non-athlete students. To find out whether there are differences in the influence of HIIT (High Intensity Interval Training) and Contunous Running exercises on changes in Basal Pulse and VO2Max in active non-athletic students.

The analysis results obtained that HIIT groups have an average age of 20 years. with an average height of 2.78 M². and an average body weight of 58.48 Kg. for BMI research subjects had an average BMI of 21.11 (Kg / M²) which indicates that the research subjects belong to the normal category. Likewise, thetreatment treadment in the HIIT group has a change in the basal pulse with a percentage of 10.04% and VO2Max with a percentage of 7.26%. In group B or Continuous Run has an average age of 20 years. with an average height of 2.78 M². and average body weight of 60.18 Kg. for BMI research subjects have an average BMI of 21.65 (Kg / M²) which indicates that the research subjects belong to the normal category. Likewise thetreatment treadment in thegroup Continuous Run has a change in the basal pulse with a percentage of 7.73% and VO2Max with a percentage of 6.56%.

Keywords: Exercise, HIIT (High Intensity Interval Training), Continuous Run, Basal Pulse, VO2Max.




Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.