SEHARI DALAM HIDUP IVAN DANISOVICH: SUBJEKTIVITAS SOLZHENITSYN DALAM PERSPEKTIF PSIKOANALISIS SIMBOLIK HISTORIS SLAVOJ ŽIŽEK

RAKMAT FAISAL

Abstract


Abstrak

Penelitian ini menjelaskan tentang subjektivitas Solzhenitsyn sebagai penulis novel “Sehari dalam Hidup Ivan Danisovich” . Penjelasan mengenai subejktivitas Solzhenitsyn dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana sang penulis menampilkan dirinya dalam berhadapan/berhubungan dengan realitas simboliknya, dan bagaimana tokoh dalam novel ditampilkan oleh penulis yang merupakan salah satu bentuk hasil respon penulis atas relasinya dengan realitas simbolik.Dalam menjelaskan subjektifitas Solzhenitsyn, pada penelitian ini peneliti menggunakan konsep subjektivitas yang telah dirumuskan oleh Slavoj Žižek, dimana dalam konsepnya tersebut dijelaskan bahwa subjek pada dasarnya merupakan sebuah entitas yang kosong, alih-alih mengakui kekosongannya, subjek yang mengetahui kekosongan tersebut tidak mungkin dapat dipenuhi tersebut malah tetap melakukan proses untuk memenuhi kekosongannya, alhasil subjek pun menjadi terikat/terkekang dengan keberadaan hal-hal simbolis yang digunakan untuk mengisi kekosongannya, subjek menjadi otentik ketika ia berada pada wilayah Rill, sebuah wilayah yang tak tersimbolkan. Untuk mendapatkan hasil yang objektif, dalam penelitian ini digunakan metode dan pendekatan yang dalam pemilihannya disesuaikan dengan objek dan tujuan dari penelitian ini, yaitu metode peniltian kualitatif dan psikologi sastra sebagai pendekatannya. Psikologi sastra merupakan sebuah pendekatan yang memiliki asumsi dasar bahwa sebuah karya sastra tidak pernah bisa dilepaskan dari permasalahan kejiwaan pengarang, dan hal ini sesuai dengan tujuan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui subjektivitas Solzhenitsyn.Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Solzhenitsyn melalui karya-karyanya telah gagal menjadi subjek yang radikal, karena pada dasarnya apa yang ia lakukan hanyalah menghadirkan the other baru untuk menggantikan the big Other yang sudah ada. Apa yang dilakukan Solzhenitsyn sebenarnya hanyalah sebuah pertarungan wacana, dan bukanlah sebuah tindakan otentik yang mampu merobohkan atau lepas dari tatanan realitas simbolik yang ada.

Kata Kunci : Sehari dalam hidup Ivan Danisovich, Subjektivitas, Solzhenitsyn, realitas simbolik, tindakan.

Abstract

This study describes the subjectivity of Solzhenitsyn as the author of the novel "A Day in the Life of Ivan Danisovich". An explanation of the subejktivitas Solzhenitsyn is done in order to find out how the author presents himself in dealing with / associated with symbolic reality, and how the characters in the novel are displayed by the author which is one form of the authors response to his relationship with symbolic reality. In explaining Solzhenitsyn subjectivity, in this study the researcher used the concept of subjectivity which was formulated by SlavojŽižek, where in the concept it was explained that the subject is basically an empty entity, instead of acknowledging its emptiness, the subject who knows the vacancy cannot possibly be fulfilled in fact, the process continues to fulfill its emptiness, as a result the subject becomes bound / confined to the existence of symbolic things used to fill its emptiness, the subject becomes authentic when it is in the Rill region, a region that is not symbolized. To get objective results, in this study the methods and approaches used in the selection were adjusted to the object and purpose of this study, namely the qualitative assessment method and literary psychology as the approach. Literary psychology is an approach that has the basic assumption that a literary work can never be released from the psychiatric problems of the author, and this is in accordance with the purpose of the study which aims to determine the subjectivity of Solzhenitsyn. He results of this study explained that Solzhenitsyn through his works had failed to become a radical subject, because basically what he was doing was just presenting the other new ones to replace the existing big Other. What Solzhenitsyn does is actually just a discourse fight, and is not an authentic action that can break down or escape the existing symbolic reality order.

Keywords: One days in the Life of Ivan Danisovichs, Subjectivity, Solzhenitsyn, symbolic reality, Action.





Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.