Manajemen Produksi Keripik Singkong Rasa Gadung Pada Home Industry Lancar Di Desa Pacarpeluk Kecamatan Megaluh   Kabupaten Jombang

RIFKY EKA KURNIA

Abstract


Abstrak


 Keripik singkong adalah makanan ringan yang banyak digemari oleh masyarakat. Keripik  singkong banyak digemari karena harganya yang murah dan rasa yang bervariasi. Produsen melakukan banyak inovasi keripik singkong, khususnya inovasi varian rasa. Rasa gadung merupakan salah satu inovasi rasa keripik singkong yang diproduksi oleh home industry Lancar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) gambaran umum home industry Lancar; 2) peraturan atau kebijakan produksi keripik singkong rasa gadung; 3) keterlaksanaan penetapan jumlah produksi keripik singkong rasa gadung;     4) keterlaksanaan pengelolaan bahan dan biaya produksi keripik singkong rasa gadung; 5) keterlaksanaan pengelolaan tenaga kerja dan waktu untuk produksi keripik singkong rasa gadung; 6) keterlaksanaan pengelolaan peralatan produksi keripik singkong rasa gadung; 7) proses dan pengawasan produksi keripik singkong rasa gadung.


Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi pelaksanaan penelitian adalah home industry “Lancar”. Metode penelitian yang digunakan diantaranya adalah metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yang dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) home industry Lancar dapat dikatakan sesuai dengan kriteria home industry, serta pemilik home industry juga memiliki karateristik sifat wirausaha; 2) peraturan atau kebijakan produksi keripik singkong rasa gadung terdiri dari pengaturan pengambilan kebijakan jumlah produksi, peraturan pengelolaan bahan dan biaya produksi, peraturan pengelolaan tenaga kerja, peraturan pegelolaan peralatan; 3) penetapan jumlah produksi keripik singkong rasa gadung pada home industry Lancar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan jumlah permintaan produk keripik singkong rasa gadung, pemenuhan target produksi dalam satu bulan, serta ketersediaan bahan baku singkong mentega; 4) keterlaksanaan pengelolaan bahan dan biaya produksi keripik singkong rasa gadung dilaksanakan dengan cara pengaturan jenis bahan, jumlah bahan, faktor harga, kemudahan dalam pengadaan ketersediaan bahan; 5) keterlaksanaan pengelolaan tenaga kerja untuk produksi keripik singkong rasa gadung juga mampu terlaksana dengan baik, karena mampu menghasilkan produk keripik singkong rasa gadung dengan kualitas dan kuantitas yang baik; 6) keterlaksanaan pengelolaan peralatan produksi keripik singkong rasa gadung dilakuakan atas pertimbangan jumlah produksi serta efisiensi tenaga kerja dan waktu; 7) proses  dan pengawasan produksi terdiri dari proses pengupasan, pemotongan dan perendaman singkong, pencucian, pengukusan, dan penjemuran, penggorengan, pengemasan serta pemberian label keripik singkong rasa gadung. 


Kata kunci: manajemen produksi, keripik singkong rasa gadung, home industry.


 


Abstract


Cassava chips is snacks are widely favored by the community. cassava chips favored because the price is cheap and taste varies. Manufacturer do a lot of innovation cassava chips, particularly innovative flavors. Sense of yam is one of innovation sense of cassava chips produced by the Lancar home industry. The purpose of this study was to determine: 1) a general overview Current home industry; 2) regulations or policies gadung production of cassava chips taste; 3) keterlaksanaan fixing the amount of production of cassava chips taste gadung; 4) adherence to the management of materials and cost of production of cassava chips taste gadung; 5) adherence to the management of labor and time to production of cassava chips taste gadung; 6) keterlaksanaan management of cassava chips production equipment gadung flavor; 7) process and production control cassava chips yam flavor.


This type of research is a qualitative descriptive study. Location of the study is the "Lancar” home industry. Research methods used include interviews, observation and documentation methods. Analysis of the data used is qualitative data analysis, which is done by means of data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that: 1) Current home industry can be said to be in accordance with the criteria of the home industry, as well as the owner home industry also has a characteristic trait of entrepreneurs; 2) regulatory or policy sense production of cassava chips yam flavor consists of setting the amount of production policy making, regulation of materials management and production costs, labor management regulations, rules pegelolaan equipment; 3) the determination of the amount of production of cassava chips to flavor gadung Current home industry can be implemented properly in accordance with the amount of demand for cassava chips yam flavor products, fulfillment of production targets in a month, as well as the availability of cassava butter; 4) adherence to the management of materials and cost of production of cassava chips taste gadung implemented by way of setting the type of material, amount of material, the price factor, the ease of procuring material availability; 5) adherence to the management of labor for the production of cassava chips are also able to sense gadung performing well, being able to produce cassava chips yam flavor with good quality and quantity; 6) keterlaksanaan management of cassava chips production equipment dilakuakan yam flavor on the consideration amount of production and the efficiency of labor and time; 7) process and production control consists of the process of stripping, cutting and soaking cassava, washing, steaming and drying, frying, packaging and labeling of cassava chips yam flavor.


Keywords: production management, cassava chips yam flavor, home industry


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.