Batik Sendang Lamongan

RICHAH ROHMAYA

Abstract


 


Abstrak


 


Batik Sendang Lamongan merupakan warisan yang berawal dari zaman Dewi Tilarasih.Batik Sendang Lamongan memiliki 3 motif baru  pada tahun 2012 yang dihasilkan dari perlombaan mendesain motif batik yang bertemakan Lamongan. Motif baru tersebut meliputi motif bandeng lele sebagai Icon Kabupaten Lamongan, motif gapuro Tanjung Kodok dan motif kepiting. Dengan munculnya beberapa motif baru ini menimbulkan beberapa masalah yang menarik untuk diteliti yaitu mengenai penerapan sumber ide pada batik Sendang dalam yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Lamongan, ciri-ciri motif batik Sendang Lamongan ditinjau dari ragam hias  utama, pelengkap dan isen-isen, dan makna motif dan warna batik Sendang Lamongan.


Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan batik Sendang Lamongan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi dengan metode, strategi yang digunakan dengan derajat kepercayaan data temuan hasil penelitian melalui beberapa teknik pengumpulan data untuk merangkum inti pokok. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut sumber ide dalam menentukan motif batik Sendang Lamongan berasal dari lambang kabupaten yang berupa bandemg dan lele, benda-benda yang ada di sektor perikanan daerah pantura yaitu kepiting. Motif dan warna batik menjadi ciri khas Sendang tentunya memiliki makna karena motif tersebut muncul melalui pengalaman-pengalaman yang terjadi dan sesuai dengan lingkungan hidup di sekitar kabupaten Lamongan.       


 


Kata Kunci: Batik SendangLamongan, Motif, dan Makna.


 


 


Abstract


 


Batik of Sendang Lamongan is a heritage started from time of Dewi Tilarsih. Batik of Sendang Lamongan has 3 new motives at 2012 which were created from contest of batik motif design with theme of Lamongan. Those new motives are motif of bandeng-lele (milkfish-catfish) as icons of Lamongan Regency, motif of Tanjung Kodok gate and crab motif. By the appearance of these new motives arouse many problems which interesting to be studied, they are about idea resource implementation within exibition conducted by governace of Lamongan Regency, characteristics motif batik of Sendang Lamongan viewed from main decoration, complementary, isen-isen (filler), and meaning motif batik of Sendang Lamongan.


This research using descriptive quanlitative approach to describe batik of Sendang Lamongan with data collecting technique were observation, interview, and documentation. Data analysis using triangulation in order to check the reliance degree and reduction analysis to summarize the main core. Based on research yields obtained data as follow: the idea resource in order to determine motif batik of Sendang Lamongan originated from symbol of Lamongan Regency which are milkfish and catfish, the object existed in fishing sector at Pantura (the north coast of Java) is crab. Motif and color being characteristic of Sendang of course has meaning because those motives appears through experiences occurred and consistent with live environment around Lamongan Regency.


 


Keywords: Batik of Sendang Lamongan, motif, and meaning. 


 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.