Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Merubah Corak Kain Katun Melalui Model Pembelajaran Langsung di Kelas X Busana Butik SMKN 1 Sarirejo Lamongan

Muyasaroh

Abstract


 


Abstrak


 


Tujuan penelitian dilakukukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mengatasi kesulitan sekaligus membantu siswa kelas X SMKN 1 Sarirejo pada kompetensi membuat pola dasar draping melalui penerapan model pembelajaran kooperatif two stay two stray (TSTS). Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus berisikan tahap persiapan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Kompetensi yang diajarkan untuk siklus 1 “Menganalisis cara membuat pola drapping”, siklus 2 “Menyesuaikan ukuran pola  sesuai dengan ukuran yang tersedia secara  grading”.  Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas X Tata Busana sebanyak 15 siswa dan objek penelitian adalah aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Instrument penelitian berupa lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa : (1). aktivitas guru pada siklus 1 memperoleh persentase nilai 88,75%, dan siklus 2 93,1%, sehingga dikategorikan sangat baik. (2). Aktifitas siswa pada siklus 1 memperoleh persentase sebesar 87,5%, dan siklus 2 96,2%, sehingga dikategorikan sangat baik. Dan (3) tingkat ketercapaian hasil belajar pada siklus 1 adalah 86,7% tuntas, dan 13,3% belum tercapai, sedangkan pada siklus 2 tercapai 100% tuntas. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif two stay two stray dapat digunakan untuk meningkatkah kemampuan belajar membuat pola dasar atas secara draping  pada siswa kelas X Tata Busana di SMKN 1 Sarirejo.


 


Kata kunci : pembelajaran kooperatif two stay two stray, membuat pola dasar atas secara draping, aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.


 


Abstract


 


The purpose of the research is to improve the quality of learning, overcome the difficulties while helping students of class X SMKN 1 Sarirejo on the competence to make the basic draping through the application of cooperative learning model two stay two stray (TSTS). Research is a classroom action research consisting of 2 cycles, each cycle containing the preparation, implementation, observation and reflection. Competencies taught to cycle 1 "Analyze how to create draping patterns", cycle 2 "Adjust the size of the pattern according to the available size by grading". The subjects of the study were teachers and students of X Class of Dressing as many as 15 students and the object of research is teacher activity, student activity, and student learning outcomes. Research method used is observation and test result of learning. The research instrument is a teacher activity sheet, student activity sheet and test result sheet. Data analysis technique used is descriptive quantitative analysis. The results of the study show that: (1). Teacher activity in cycle 1 obtained percentage value 88,75%, and cycle 2 93,1%, so categorized very good. (2). Student activity on cycle 1 obtained percentage of 87,5%, and cycle 2 96,2%, so categorized very good. And (3) the achievement level of learning outcomes in cycle 1 is 86,7% complete, and 13,3% not yet reached, while in cycle 2 reach 100% complete.
Thus it can be concluded that the application of cooperative learning model two stay two stray can be used to improve the ability to learn to make the basic pattern of draping on the students of class X Fashion Clothing in SMKN 1 Sarirejo.



Keywords: cooperative learning two stay two stray, making the top pattern draping, teacher activity, student activity and student learning result.


 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.