KENDALA MENULIS HURUF HIRAGANA SISWA SMAN 4 KOTA PROBOLINGGOTAHUN AJARAN 2016-2017

Chitra Dewi Pertiwi

Abstract


Abstrak
Huruf hiragana dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMAN 4 kota Probolinggo diajarkan sejak kelas X. Pada kelas XI dan XII materi pelajaran yang disampaikan tentu juga tidak lepas dari huruf hiragana. Setelah dilakukan pengamatan dengan melakukan wawancara kepada guru bahasa Jepang di SMAN 4 kota Probolinggo diperoleh fakta bahwa siswa SMAN 4 Probolinggo lebih sering menggunakan huruf romaji dari pada huruf hiragana, baik dalam kegiatan belajar di dalam kelas, tugas dan ujian siswa cenderung menggunakan huruf romaji. Selain itu ditemukan bukti lain berdasarkan hasil kuis menulis huruf hiragana siswa yang masih dibawah KKM yang telah ditentukan, yaitu 76. Hal tersebut merupakan permasalahan yang perlu dipecahkan. Berdasarkan data tersebut dilakukan penelitian untuk mencari apa kendala siswa dalam menulis huruf hiragana.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode dokumentasi. Dokumentasi dilakukan dengan mengambil video tes menulis huruf hiragana siswa SMAN 4 kota Probolinggo. Populasi meliputi siswa kelas X, XI dan XII yang telah belajar huruf hiragana. Sedangkan sampel adalah kelas X MIA 3 dengan jumlah 22 siswa, XI IPA 3 dengan jumlah 19 siswa dan XII Bahasa dengan jumlah 24 siswa. Data yang diperoleh berupa dokumentasi video tes menulis huruf hiragana dan wawancara dengan siswa untuk memperoleh data mengenai kendala menulis huruf hiragana.
Hasil penelitian menunjukkan kendala dalam menulis huruf hiragana yang dialami oleh siswa disebabkan karena, (1) siswa tidak mengingat bentuk huruf hiragana, (2) siswa tidak dapat menulis huruf hiragana berdasarkan urutan pencoretannya, (3) siswa sulit membedakan beberapa huruf yang memiliki kesamaan bentuk huruf, (4) beberapa siswa juga sulit membaca dalam huruf hirgana, dan (5) siswa sulit dalam membedakan huruf hiragana dan katakana. Hal tersebut dibuktikan dari hasil dokumentasi video tes menulis huruf hiragana siswa. Selain itu, saat wawancara siswa juga mengatakan bahwa karena jumlah huruf hiragana berjumlah banyak dan bentuknya rumit, sehingga siswa sulit dalam mempelajarinya. Beberapa hal tersebut merupakan kendala menulis huruf hiragana siswa SMAN 4 kota Probolinggo.
Kata Kunci: Kesulitan, Menulis, Huruf Hirgana
要旨
プロボリンゴ市第4の高校の日本語学習の中には十年生から平仮名が教えられている。平仮名は十二年生や三年生にもよく使われている。プロボリンゴ市第4で日本語を教える先生に面接した上で、学生は試験を受けるときも日 本語学習の中にも宿題を終えるときも平仮名よりローマ字のほうがよく使っているという事実を指摘した。なお、クイズの結果を見ると、76点以下のクイズ結果もあった。76点以下を受けた学生は試験を合格しないだと言える。上記の事実に基づく、本研究には学生の平仮名の書き困難についてどのような理由があるかという問題を検討した。
本研究は記述的な研究であり、文献集の方法が使用された。 プロボリンゴ市第4の高校の学生が平仮名を書いている際に研究社がその活動を記録した。母集団は平仮名を習った十、十一、十二年生であった。 また、サンプルは X MIA 3 (22 人), XI IPA 3 (19 人), XII Bahasa (24 人)であった。ビデオの
記録と学生を面接したことから学生が平仮名の書き困難理由を分析した。分析した結果は1」学生が各平仮名の形を覚えなく、2」書く純によって平仮名を書けなく、3」数文字がほぼ同じく見えるため見分けなく、4」数学生が平仮名を読みにくいであり、5」平仮名とカタカナを見分けないだと学生の平仮名の書き困難の理由を示した。さらに、面接する際に学生にとって平仮名は文字が隋弁たくさんあり、複雑な形もあるだから、むずかしくなる。上の記載されたことはプロボリンゴ市第4の高校の学生の平仮名の書き困難の理由である。


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.