Deception Analysis of Chutney Windham in Legally Blonde Movie

LAYYIN MAKHFIANA

Abstract


ABSTRAK


Penelitian ini difokuskan pada analisis isyarat kebohongan Chutney Windham dalam film Legally Blonde. Penelitian ini menggunakan teori isyarat kebohongan oleh Bachenko dan teori transitivitas oleh Halliday (1994) untuk menemukan isyarat kebohongan yang digunakan Chutney yang menjadi tersangka. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk penggumpulan data dan pendekatan diskriptif kualitatif karena data dari penelitian ini adalah perkataan Chutney yang tertulis di naskah. Hasil penelitian menunjukkan Chutney menggunakan isyarat kebohongan sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang ketiga, dan pengelakaan. Dia juga menggunakan isyarat kebohongan kata akal, pengelakan, pemenggalan informasi dan ekspresi negatif untuk menutupi kelemahan ingatannya. Lebih dari itu, dalam kasus lain, dia juga menggunakan pemenggalan informasi dan pengelakan dalam mengevaluasi pernyataannya dan menata ulang deklarasinya tersebut. Negasi No dan kegagapan dalam berbicara, kata Ya dengan nada panjang berkontribusi untuk memperkuat pernyataan Chutney saat dia mencoba membuat pembenaran.


Kata Kunci : Kebohongan, Chutney Windham, Legally Blonde


 


ABSTRACT


This research concentrated on the analysis of Chutney Windham’s deception cues in Legally Blonde movie. This research uses Bachenko’s theory of deception cues  and theory of transitivity by Halliday (1994) to know the deception cues used by Chutney who is as the suspect. This research used documentary study for collecting data and a descriptive qualitative approach because th data of this research were the written utterances of Chutney in the script. The results of this research show Chutney uses deception cues of third self oriented pronoun, person oriented, and equivocation. She also used deception cues of sense word, equivocation, specificity reduction and negative expression to cover lack of memory. Yet, in another case she also used specified reduction and equivocation in evaluating her statement and rearranging her declaration. Negation form no and speech disfluency, the longer form of yes contributes to strengthen Chutney’s statement when she tried to make justification.


Key Terms: Deception, Chutney Windham, Legally Blonde


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.